Perbedaanutama antara isolat whey dan konsentrat adalah bahwa isolat whey mengalami lebih banyak pemrosesan, yang menghasilkan kandungan protein yang lebih tinggi dengan lebih sedikit karbohidrat, laktosa, dan lemak. Isolat whey biasanya lebih mahal daripada konsentrat whey. Kedua Bentuk Memiliki Manfaat yang Sama
Perbedaan Evolene Whey Protein dan Isoline – Tidak sedikit penggiat olahraga fitnes merasa bingung mengenai perbedaan Evolene Whey Protein dan Isoline. Apalagi, keduanya diperuntukkan khusus bagi tim defisit kalori. Dengan kata lain, khusus dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalankan program diet dengan pola latihan tertentu. Mengkonsumsi suplemen Whey Protein atau Isoline selama menurunkan berat badan akan membantu tubuh tetap fit dan ternutrisi, meskipun beberapa konsumsi makanan dikurangi. Khususnya yang mengandung minyak dan lemak. Jadi, kebutuhan protein tubuh tetap terpenuhi. Pilih Mana, Evolene Whey Protein atau Isoline untuk Mendukung Program Cutting? Whey Protein dan Isoline merupakan produk tinggi protein andalan Evolene yang memiliki fungsi hampir sama, yakni mendukung program penurunan berat badan dengan membentuk massa otot. Sehingga tubuh tampak lebih ideal dan sehat. Tentunya konsumsi suplemen diikuti latihan teratur. Dalam proses membentuk otot untuk menurunkan berat badan, maka tubuh membutuhkan asupan nutrisi dalam jumlah cukup. Pasalnya, kekurangan nutrisi malah akan membuat otot lebih susah berkembang, dan fatalnya bisa mengikis otot yang telah Anda bangun melalui serangkaian latihan. Protein memiliki peran penting dalam membentuk massa otot untuk mewujudkan bentuk dan berat badan ideal. Hal tersebut dikarenakan, protein ibarat makanan bagi otot. Oleh karena itu, agar otot dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, maka harus diberi makan dengan baik pula. Sementara itu, Whey Protein dan Isoline sama-sama memiliki kandungan protein tinggi yang bisa dijadikan solusi suplemen pendamping selama program cutting. Namun, keduanya mengandung komposisi berbeda yang secara umum tidak membedakan spesifikasi fungsi utamanya. Perbedaan Evolene Whey Protein dan Isoline Mengenal Whey Protein dan Manfaatnya Whey Protein merupakan salah satu produk andalan dari brand suplemen Evolene yang sangat direkomendasikan bagi tim defisit kalori untuk menurunkan berat badan, dan menaikkan massa otot. Namun, pada beberapa kasus Whey Protein juga bisa dikonsumsi oleh tim surplus untuk bulking. Produk Whey Protein Evolene merupakan minuman whey yang mengandung protein tinggi, namun rendah akan lemak dan kalori. Jadi, bisa dijadikan pilihan terbaik untuk menurunkan berat badan sehingga tampak lebih ideal dan fit. Tentunya Anda akan lebih percaya diri dengan penampilan baru. 1 gelas Whey Protein sama dengan protein yang terdapat pada 5 butir putih telur ayam, sehingga cocok sekali dipilih sebagai alternatif solusi mencukupi kebutuhan protein harian. Whey Protein mengandung 25 gram protein per serving, rendah lemak, karbohidrat, dan kalori. Evolene Whey Protein mengandung komposisi protein tinggi dengan tambahan BCAA, amino acid, dan glutamine dalam takaran pas yang membuat kinerjanya semakin optimal. Karena produk ini sudah mengantongi izin edar dari BPOM, tentu kualitas dan nutrisinya tidak perlu dipertanyakan lagi. Siapa saja yang cocok mengkonsumsi Whey Protein? Tim Defisit Kalori Memiliki berat badan melebihi standar memang membuat insecure. Namun, hal tersebut bisa diatasi dengan menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi makanan sehat, latihan konsisten, dan mengkonsumsi suplemen berprotein tinggi rendah lemak, seperti Whey Protein. Membentuk Otot Perut Sixpack Setiap pria sejati pasti ingin tampil cool dengan perut kotak-kotak. Selain menjalankan program latihan, Anda juga memerlukan asupan minuman suplemen pendamping. Dengan begitu, maka hasilnya akan lebih optimal, karena kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Ingin Menurunkan Berat Badan Tanpa Mengikis Otot Diet tanpa dibarengi asupan protein cukup beresiko menurunkan hingga mengikis massa otot pada tubuh. Hasilnya, Anda mungkin akan tampak lebih kurus, namun tidak sehat. Untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal yang sehat, maka tubuh perlu konsumsi suplemen protein. Jangan lupa, bahwa kunci sukses dalam membangun badan ideal adalah Nutrisi + Pola Latihan + Istirahat Manfaat Whey Protein Mencukupi kebutuhan protein harian tubuh. Mencegah terkikisnya otot selama menjalankan program diet. Membentuk massa otot bebas dari lemak. Mendapatkan otot perut sixpack. Mengenal Isoline dan Manfaatnya Kandungan whey isolate pada Isoline lebih banyak dibandingkan whey concentrate. Hal tersebut menempatkan Isolane sebagai produk suplemen dengan whey isolate terbaik. Isoline mengandung protein tinggi yang mudah diserap tubuh. Namun karbohidrat, lemak, gula, dan laktosanya rendah. Susu Isoline sangat direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari, khususnya bagi penggiat olahraga, maupun yang sedang menjalankan program cutting. Jadi, Anda bisa fokus menjalankan program latihan penurunan berat badan, tanpa khawatir massa otot akan terkikis. Isoline telah mengantongi sertifikasi dari BPOM dan Halal MUI, melalui uji quality control dan proses pengemasan steril. Jadi, untuk masalah keamanan tidak perlu diragukan lagi. Karena suplemen shake premium terbaru dari Evolene ini aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Menariknya lagi, terdapat 3 varian rasa Isoline yang bisa dijadikan referensi oleh konsumen, seperti vanilla, coklat, dan strawberry. Anda bisa memilih rasa kesukaan yang diinginkan. Dengan begitu, proses mengkonsumsi suplemen terasa lebih asyik dan menyenangkan. Siapa yang cocok mengkonsumsi Isoline? Defisit Kalori Isoline adalah susu suplemen berprotein tinggi, dan cocok mendukung program cutting atau defisit kalori yang sedang dijalankan. Mengkonsumsi suplemen protein dengan kandungan lemak lebih sedikit, akan memudahkan mencukupi target kebutuhan protein harian. Ingin Membakar Lemak Tanpa Mengikis Massa Otot Supaya massa otot tidak terkikis selama proses menurunkan berat badan, maka Anda membutuhkan asupan protein cukup dan latihan konsisten. Otot membutuhkan protein untuk mendukung perkembangannya. Oleh karena itu, Isoline cocok dijadikan konsumsi. Manfaat Isoline Mengandung 27 gram protein dalam setiap takarannya. Tinggi protein, namun rendah lemak. Mengandung 5,3 gram BCAA. Bersertifikasi BPOM dan HALAL. Untuk mendapatkan hasil optimal, Anda bisa meminum Isoline 2x sehari. Tepatnya pada saat bangun pagi dan setelah menjalankan latihan fitnes. Cara penyajiannya juga cukup mudah, Anda tinggal mencampurkan 1 sachet Isoline dengan 150 ml air dingin dalam shaker, lalu kocok, dan minum. Isoline cocok dikonsumsi oleh siapa saja yang menjalankan program defisit kalori, mulai dari pemula hingga penggiat fitness lebih advance. Kandungan whey isolate yang tinggi pada Isoline bisa menjadi pilihan terbaik untuk mendukung program cutting supaya berjalan secara lebih optimal. Evolene Whey Protein dan Isoline Meskipun secara umum kedua produk di atas, Whey Protein dan Isoline memiliki fungsi sama, yakni mendukung kesuksesan program cutting untuk menurunkan berat badan dengan menambah massa otot. Namun, kandungan komposisi, dan cara kerjanya ternyata memiliki perbedaan cukup signifikan. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan mengkonsumsi salah satunya, sebaiknya cermati dulu perbedaan antara Whey Protein dan Isoline pada tabel di bawah ini Evolene Whey Protein Evolene Isoline 25 gram protein per serving 27 gram protein per serving Total 125 kalori Total 140 kalori Komposisi whey konsentrat Komposisi whey isolate Dengan mengetahui perbedaan Evolene Whey Protein dan Isoline, maka Anda bisa memutuskan kira-kira mana produk yang cocok dikonsumsi tubuh. Namun, apabila masih ragu, maka bisa langsung konsultasikan dengan pihak penjual, atau konsultan fitnes yang sudah profesional.
Jenisjenis protein dadih. Terdapat beberapa jenis protein dadih: Protein Dadih Concentrate (WPC): paling murah, kandungan protein terendah (55% - 89%). Protein Dadih Isolate (WPI): lebih mahal dari WPC, protein secara purata sebanyak 95% dan selebihnya dari lemak, laktos dan pelbagai immunoglobulin.
Perbedaan Whey Dan Isolate – Whey dan Isolate merupakan dua jenis suplemen protein yang sangat populer. Mereka berdua menawarkan manfaat yang berbeda sehingga memungkinkan seseorang untuk memilih produk yang tepat untuk kebutuhan mereka. Whey adalah protein yang dihasilkan dari susu sapi dan sering dianggap sebagai jenis protein yang paling bermanfaat. Ini mengandung banyak asam amino yang bermanfaat, serta antioksidan, mineral, dan vitamin yang penting untuk kesehatan. Whey juga menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kesehatan tulang. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa whey juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa. Isolate adalah jenis protein yang diperoleh dari whey dengan proses yang lebih lanjut. Proses ini menghilangkan lemak, kolesterol, dan laktosa, sehingga menghasilkan produk yang lebih bersih dan lebih tinggi protein. Isolate juga mengandung sedikit asam amino esensial, yang berarti bahwa asam amino ini harus diperoleh dari makanan lain. Isolate cocok untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, serta untuk mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda dan oleh karena itu seseorang harus mempertimbangkan kebutuhan mereka sebelum memilih salah satu. Jika Anda membutuhkan protein yang bergizi dan lengkap, maka whey adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, maka Isolate adalah yang terbaik. Pada akhirnya, Anda harus melakukan riset dan mempertimbangkan kebutuhan Anda untuk memilih produk yang tepat untuk Anda. Penjelasan Lengkap Perbedaan Whey Dan Isolate1. Whey adalah protein yang dihasilkan dari susu sapi, mengandung banyak asam amino yang bermanfaat, serta antioksidan, mineral, dan vitamin yang penting untuk kesehatan. 2. Isolate adalah jenis protein yang diperoleh dari whey dengan proses yang lebih lanjut, di mana proses ini menghilangkan lemak, kolesterol, dan laktosa. 3. Whey menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kesehatan tulang, namun juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa. 4. Isolate mengandung sedikit asam amino esensial, dan cocok untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, serta untuk mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. 5. Whey dan Isolate keduanya memiliki manfaat yang berbeda, sehingga seseorang harus mempertimbangkan kebutuhan mereka sebelum memilih salah satu. 6. Jika Anda membutuhkan protein yang bergizi dan lengkap, maka whey adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, maka Isolate adalah yang terbaik. Penjelasan Lengkap Perbedaan Whey Dan Isolate 1. Whey adalah protein yang dihasilkan dari susu sapi, mengandung banyak asam amino yang bermanfaat, serta antioksidan, mineral, dan vitamin yang penting untuk kesehatan. Whey adalah jenis protein yang diproduksi dari susu sapi. Whey banyak digunakan sebagai suplemen nutrisi untuk membantu atlet tulen dan penggemar fitness mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan performa dan membantu dalam membangun otot. Whey juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi stres oksidatif dan mendukung kesehatan jantung. Whey terdiri dari dua jenis protein utama, yaitu asam amino esensial dan asam amino non-esensial. Asam amino esensial harus diperoleh dari makanan karena tubuh tidak dapat memproduksinya. Hal ini berarti bahwa asam amino esensial harus diperoleh dari makanan atau suplemen. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat diproduksi oleh tubuh. Whey mengandung banyak asam amino bermanfaat, yang dapat membantu meningkatkan energi, membangun otot, dan mencegah kerusakan sel. Whey juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel dan memperlambat proses penuaan. Selain itu, whey juga mengandung berbagai mineral dan vitamin penting yang bisa membantu menjaga kesehatan. Isolate adalah jenis whey yang lebih tinggi kualitasnya. Isolate mengandung lebih banyak protein dan lebih sedikit lemak dan laktosa daripada whey. Ini berarti bahwa isolate mengandung lebih banyak asam amino esensial dan lebih sedikit karbohidrat dan lemak. Isolate juga lebih mudah diserap tubuh, yang berarti bahwa asam amino yang terkandung dalam isolate dapat diserap lebih cepat. Isolate juga mengandung lebih banyak asam amino bermanfaat. Hal ini berarti bahwa isolate dapat digunakan untuk membangun otot, meningkatkan energi, dan mengurangi stres oksidatif. Isolate juga mengandung vitamin dan mineral penting yang dapat membantu menjaga kesehatan. Kesimpulannya, whey dan isolate adalah jenis protein yang diproduksi dari susu sapi. Whey mengandung banyak asam amino bermanfaat, antioksidan, mineral, dan vitamin penting yang bisa membantu menjaga kesehatan. Isolate memiliki lebih banyak protein, asam amino esensial, dan nutrisi lainnya daripada whey. 2. Isolate adalah jenis protein yang diperoleh dari whey dengan proses yang lebih lanjut, di mana proses ini menghilangkan lemak, kolesterol, dan laktosa. Whey adalah jenis protein yang diperoleh dari susu sapi dan merupakan produk sampingan dari proses pembuatan keju. Whey tersedia dalam tiga jenis whey konsentrat, isolate, dan hidrolisat. Masing-masing jenis menawarkan manfaat nutrisi yang berbeda. Whey konsentrat adalah jenis whey yang paling umum dan relatif murah. Ini dapat mengandung 75–90 persen protein, serta lemak dan laktosa yang lebih tinggi. Whey konsentrat juga mengandung semua asam amino esensial dan beberapa non-esensial. Isolate adalah jenis protein yang diperoleh dari whey dengan proses yang lebih lanjut, di mana proses ini menghilangkan lemak, kolesterol, dan laktosa. Isolate mengandung kadar protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan whey konsentrat, yaitu 90–95 persen. Isolate juga mengandung asam amino esensial dan non-esensial, namun dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan whey konsentrat. Hidrolisat whey adalah jenis whey yang paling mahal. Proses hidrolisis digunakan untuk memecah protein menjadi asam amino, sehingga produk akhir berupa asam amino. Hidrolisat whey menawarkan manfaat nutrisi yang lebih cepat dan lebih efisien dibandingkan dengan whey konsentrat dan isolate. Perbedaan utama antara whey dan isolate adalah komposisi nutrisi yang berbeda. Whey konsentrat mengandung lebih banyak lemak dan laktosa, serta kurang protein dibandingkan dengan isolate. Isolate mengandung kadar protein yang lebih tinggi dan lebih sedikit lemak dan laktosa. Hidrolisat whey mengandung lebih banyak asam amino dan bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan protein. Kesimpulan, whey konsentrat, isolate, dan hidrolisat adalah tiga jenis whey yang berbeda dengan komposisi nutrisi yang berbeda. Whey konsentrat mengandung lebih banyak lemak dan laktosa, serta kurang protein dibandingkan dengan isolate. Isolate mengandung kadar protein yang lebih tinggi dan lebih sedikit lemak dan laktosa. Hidrolisat whey mengandung lebih banyak asam amino dan bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan protein. 3. Whey menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kesehatan tulang, namun juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa. Whey adalah produk susu yang mengandung sejumlah komponen kaya nutrisi yang terutama ditemukan dalam susu sapi. Whey terdiri dari dua jenis protein utama, yaitu protein whey dan kasein. Whey diproduksi dalam bentuk konsentrat, isolat, dan hidrolisa. Konsentrat whey adalah jenis whey yang paling umum dan memiliki komposisi protein tertinggi sekitar 80%. Isolat whey adalah jenis whey yang paling bersih dan memiliki komposisi protein tertinggi, sekitar 90%. Whey dan isolat whey berbeda dalam beberapa hal. Salah satu perbedaan utama adalah kandungan protein. Whey memiliki kandungan protein yang lebih rendah daripada isolat whey. Selain itu, whey juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa, yang mungkin tidak diinginkan oleh orang yang mencari whey yang lebih bersih. Salah satu manfaat utama dari whey adalah bahwa ia dapat membantu meningkatkan massa otot. Whey menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kesehatan tulang, namun juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa. Isolat whey, di sisi lain, adalah jenis whey yang paling bersih dan memiliki komposisi protein tertinggi. Isolat whey menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan jantung, metabolisme, dan kesehatan tulang tanpa mengandung lemak, kolesterol, atau laktosa. Isolat whey juga dapat membantu meningkatkan massa otot dan membantu dalam penurunan berat badan. Selain itu, isolat whey juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mengurangi stres. Keduanya, whey dan isolat whey, telah terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja olahraga. Whey dan isolat whey juga dapat digunakan sebagai pengganti makanan yang membantu menambah asupan protein dalam diet. Namun, isolat whey lebih disarankan karena memiliki komposisi protein yang lebih tinggi dan tidak mengandung lemak, kolesterol, atau laktosa. Untuk mengetahui whey atau isolat whey yang paling tepat untuk Anda, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Mereka akan dapat memberi Anda saran untuk mengetahui jenis whey atau isolat whey yang paling cocok untuk memenuhi kebutuhan protein Anda. 4. Isolate mengandung sedikit asam amino esensial, dan cocok untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, serta untuk mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. Whey dan isolate adalah dua jenis protein yang sering digunakan dalam makanan dan minuman yang mengandung protein. Kedua jenis ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh, dan keduanya juga bermanfaat untuk otot dan kesehatan. Namun, ada beberapa perbedaan antara keduanya yang perlu dipahami. Whey berasal dari susu, yang merupakan sumber protein yang baik. Isolate adalah produk yang diproses secara kimia dari whey. Whey mengandung semua asam amino esensial dan non-esensial yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan pemeliharaan. Hal ini juga mengandung berbagai macam lemak, kolesterol, dan laktosa. Whey juga merupakan sumber vitamin dan mineral. Whey bermanfaat bagi otot karena mengandung asam amino esensial yang diperlukan untuk pemulihan otot dan pertumbuhan. Sedangkan isolate, merupakan produk yang diproses dari whey. Isolate memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan whey. Isolate juga mengandung sedikit asam amino esensial, dan cocok untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, serta untuk mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. Isolate juga mengandung lebih sedikit lemak dan kolesterol, yang membuatnya lebih cocok untuk orang yang mengikuti program diet rendah kalori. Kesimpulannya, whey dan isolate memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun ada beberapa perbedaan antar keduanya. Whey mengandung semua asam amino esensial dan non-esensial, serta mengandung berbagai macam lemak, kolesterol, dan laktosa. Sedangkan, isolate memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan mengandung sedikit asam amino esensial, dan cocok untuk mereka yang ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, serta untuk mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. 5. Whey dan Isolate keduanya memiliki manfaat yang berbeda, sehingga seseorang harus mempertimbangkan kebutuhan mereka sebelum memilih salah satu. Whey dan Isolate adalah jenis protein yang ditemukan dalam susu sapi. Mereka disebut protein konsentrat’ karena mereka dikonsentrasikan dari susu sapi yang diproses dengan cara tertentu. Protein konsentrat ini disebut whey’ atau isolate’ tergantung pada bagaimana ia diproses. Keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda, sehingga mereka memiliki manfaat yang berbeda pula. Whey protein adalah jenis protein yang paling umum ditemukan dalam produk susu, suplemen dan makanan olahraga. Whey protein dibuat dengan menggiling susu sapi dan menyaring sedikit untuk menghasilkan protein yang kaya akan asam amino, yang diperlukan untuk membangun otot. Whey protein juga memiliki kandungan nutrisi lain seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi. Isolate protein adalah jenis protein yang dibuat dengan menyaring lebih banyak dari susu sapi daripada yang dibuat untuk membuat whey protein. Dengan menyaring lebih banyak, isolate protein memiliki lebih sedikit lemak dan laktosa, yang merupakan gula yang ditemukan dalam susu. Isolate protein juga mengandung lebih banyak protein per gram dibandingkan whey. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda bagi orang yang ingin meningkatkan massa otot dan kesehatan secara keseluruhan. Whey protein mengandung asam amino yang dibutuhkan untuk membangun otot, dan juga memiliki kandungan nutrisi lain seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi. Isolate protein memiliki lebih banyak protein per gram dibandingkan whey, dan juga lebih sedikit lemak dan laktosa. Karena mereka memiliki manfaat yang berbeda, seseorang harus mempertimbangkan kebutuhan mereka sebelum memilih salah satu. Bagi atlet atau orang yang ingin meningkatkan massa otot, whey protein mungkin adalah pilihan yang lebih baik karena mengandung asam amino yang dibutuhkan untuk membangun otot. Bagi mereka yang lebih mementingkan asupan nutrisi, isolate protein mungkin lebih baik karena mengandung lebih banyak protein per gram dan lebih sedikit lemak dan laktosa. 6. Jika Anda membutuhkan protein yang bergizi dan lengkap, maka whey adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, maka Isolate adalah yang terbaik. Perbedaan antara Whey dan Isolate adalah jenis protein yang terkandung di dalamnya. Whey adalah jenis protein yang dihasilkan dari produksi susu dan merupakan bagian dari komponen utama susu. Ini adalah salah satu jenis protein yang paling banyak digunakan dan menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan. Isolate adalah jenis protein yang dihasilkan melalui tahap ekstraksi yang lebih tinggi. Proses ini memungkinkan untuk memisahkan protein dari lemak, karbohidrat, dan laktosa. Isolate protein juga telah mengalami proses filtrasi yang lebih ketat, yang memungkinkan untuk menyaring protein dari zat lain yang terkandung dalam protein. Whey dan Isolate memiliki kandungan nutrisi yang berbeda. Whey mengandung semua asam amino esensial dan juga mengandung lemak, kolesterol, dan laktosa. Isolate hanya mengandung asam amino yang disebut asam amino esensial, yang berarti bahwa Anda tidak mendapatkan lemak, kolesterol, dan laktosa dengan mengonsumsi Isolate. Whey juga mengandung asam amino non-esensial, yang membantu meningkatkan performa dan membantu dalam proses penyembuhan. Isolate tidak mengandung asam amino non-esensial, sehingga Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari asam amino ini dengan mengonsumsi Isolate. Jika Anda membutuhkan protein yang bergizi dan lengkap, maka whey adalah pilihan yang tepat. Whey mengandung semua asam amino penting yang dibutuhkan tubuh, seperti asam lemak, kolesterol, dan laktosa. Dengan mengonsumsi whey, Anda dapat mendapatkan manfaat dari semua nutrisi ini. Namun, jika Anda ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, maka Isolate adalah yang terbaik. Isolate hanya mengandung asam amino esensial, yang berarti Anda tidak akan mendapatkan lemak, kolesterol, dan laktosa dengan mengonsumsi Isolate. Ini sangat baik jika Anda ingin menurunkan berat badan atau mengurangi kolesterol dalam darah. Jadi, jika Anda ingin mencari protein yang lengkap dan bergizi, maka whey adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda ingin mengurangi konsumsi lemak, kolesterol, dan laktosa, maka Isolate adalah yang terbaik. Pilihan yang Anda buat akan tergantung pada tujuan Anda dan gaya hidup Anda.
Kadarprotein dari whey protein bisa mencapai 70-90%. Pada dasarnya, fungsi whey protein ini adalah untuk pemenuhan nutrisi harian tubuh. Bila dalam diet kita ingin mengurangi asupan karbohidrat dan mengontrol kalori yang masuk, nutrisi lain yang seharusnya dibutuhkan mungkin saja tidak terpenuhi.
Whey protein merupakan suplemen favorit bagi yang ingin meningkatkan massa otot. Ini disebabkan ke praktisan dari whey protein untuk dikonsumsi saat dibutuhkan. Terlebih whey protein juga mengandung protein yang tinggi sehingga dapat membantu menambah asupan protein. Namun perlu diingat, prioritaskan kebutuhan protein melalaui makanan yaa. Di pasaran sendiri terdapat macam protein dengan berbagai macam merek dan jenis. Pada artikel ini saya ingin membahas jenis umum whey protein. Pada umumnya, terdapat 3 jenis whey protein Konsentrat, Isolat, Whey Protein Concentrate / Konsentrat WPCPersentasi tingkat protein pada whey jenis ini tergantung seberapa terkonsentrasinya. Umumnya mengandung kurang lebih 70-80% protein. Whey protein jenis ini merupakan yang paling umum dipasaran dan mengandung lebih banyak laktosa, lemak dan mineral dari susu. Karena proses yang dilalui, jenis whey protein ini lebih banyak mengandung nutrisi lain dibanding jenis whey yang Whey Protein Isolate / Isolat WPIMengandung 90% atau lebih protein. Whey protein jenis ini lebih banyak dilakukan penyaringan sehingga memiliki laktosa dan lemak yang lebih sedikit, namun mengandung mineral yang lebih sedikit pula. Jenis whey protein ini sangat cocok bagi pengguna yang memiliki intoleransi terhadap laktosa yang tinggi. Terlebih, di Indonesia, yang secara budaya dan kebiasaan tidak terbiasa meminum atau memakan olahan keju/susu, sehingga memiliki intoleransi laktosa yang lebih tinggi. 3. Whey Protein Hydrolysate / Hidrolisat WPHWhey protein jenis ini sudah dicerna dan memungkinkan tubuh untuk menyerap lebih cepat dibanding jenis whey protein yang lain. Karena prosesnya, jenis whey protein ini tidak memerlukan banyak proses pencernaan untuk dapat diserap disimpulkan, perbedaan mendasar dari ketiga jenis protein tersebut adalah dari proses pengolahan yang dilakukan. Pengolahan yang dilakukan menghasilkan kandungan protein dan nutrisi yang berbeda. Proses pengolahan WPC lebih sederhana dibandingkan dengan kedua jenis whey yang lain, begitu juga sebaliknya dengan jenis WPH. Secara keseluruhan, langkah-langkah proses yang digunakan dalam produksi WPI akan menghasilkan kandungan protein yang lebih tinggi dan kandungan lemak dan kabohidrat yang lebih whey protein concentrate membutuhkan proses yang lebih cepat dalam pembuatan nya, maka harganya pun cenderung lebih murah dibanding yang isolate dan hydrolysate. Saya sendiri, sehari-hari mengguanakan campuran jenis whey protein concentrate dan isolate karena tersedia banyak di pasaran dengan harga yang lebih terjangkau. Apapun jenisnya, ini akan kembali lagi ke kebutuhan dan juga budget yang dimiliki. Bagi teman-teman yang memiliki masalah pencernaan atau intoleransi terhadap laktosa yang tinggi, disarankan untuk menggunakan jenis whey protein isolate atau hydrolysate. Namun jika tidak, sepertinya WPC atau WPI dapat menjadi pilihan karena harga lebih terjangkau dan banyak tersedia di 3 jenis whey protein Konsentrat, Isolat, Hidrolisat. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam sehat 🙂Sumber
Perbedaanutama adalah dalam "kemurnian", berapa banyak laktosa dan lemak yang tersisa dengan protein setelah disaring. Isolat whey biasanya mengandung sekitar 90% protein dan konsentrat whey lebih seperti 70-85%.
Jenis whey protein terdapat beberapa jenis protein dengan berbagai pengolahan dan tujuan yakni konsentrat, kasein, isolat, hidrolisat, soy kedelai, isolat protein susu dan albumin telur. Pada artikel ini akan membedakan ke tujuh jenis protein whey tersebut, mana yang terbaik dan kapan anda membutuhkannya. Beberapa dari anda mungkin belum tahu perbedaan jenis protein dan tujuan penggunaannya. Protein tersebut terkandung berbagai bahan. Mengetahui jenis kebutuhan protein, dan kapan membutuhkannya diperlukan. Waktu dan protein terbaik, adalah kunci terbaik untuk mendapatkan hasil optimal ketika latihan, sehingga pembentukan otot dapat maksimal. Jenis Whey Protein Terbaik Whey Konsentrat Whey konsentrat adalah salah satu bentuk protein dasar yang ditemukan dalam bentuk suplemen. Harga protein ini relatif lebih murah. Protein jenis ini sangat baik digunakan bagi pemula sebagai asupan protein tambahan tanpa membuat peningkatan berat badan dan membuat kurus. Beberapa orang ditemukan memiliki masalah pencernaan, seperti merasa kembung setelah meminum protein ini. Whey konsentrat dapat digunakan baik sebelum dan setelah latihan, dan juga dapat digunakan sebagai snack setelah makan. Protein ini tidak dianjurkan digunakan pada malam hari. Whey Isolate Whey isolat adalah salah satu protein yang sangat cepat diserap tetapi tidak yang tercepat. Seseorang akan menemukan sumber protein ini dengan harga yang lebih mahal dibandingkan whey konsentrat. Protein ini sangat baik untuk diet karbohidrat rendah. Banyak jenis protein jenis ini digunakan terutama pada sebelum dan sesudah latihan karena penyerapannya cepat dan dapat digunakan untuk mensuplay nutrisi otot sehingga dapat tumbuh dan rekoveri cepat. Whey Hidrolisat Whey jenis ini adalah bentuk paling mahal dan merupakan protein kualitas tinggi yang memiliki peptida mudah diserap sehingga mempunyai efek anabolisme pembentukan otot yang sangat bagus dengan penyerapan tinggi. Protein whey hidrolisat juga sangat baik bagi sistem pencernaan dibandingkan whey konsentrat. Whey ini dapat digunakan baik sebelum dan sesudah latihan. Protein Kasein Jika anda menginginkan protein yang dipecah lambat dalam beberapa jam, sehingga anda dapat menggunakannya sebagai asupan makanan, maka protein jenis kasein menjadi pilihan. Sebelum tidur, jika anda mengkonsumsi protein kasein, anda akan menjaga anabolisme pembangunan otot pada malam hari sehingga anda dapat menyimpan protein di otot. Protein kasein dipecah dari 5-7 jam dan diserap tubuh ketika tidur. Orang juga menggunakan kasein selama seharian yang membantu mensuplai protein dan otot untuk beberapa jam. Sumber positif protein ini tinggi glutamin. Glutamin akan membantu meningkatkan imunitas tubuh dan mempercepat rekoveri otot. Sehingga sumber ini, sangat baik digunakan pada malam hari sebelum tidur. Protein Soy Kedelai Protein soy adalah sumber yag baik bagi vegetarian yang membutuhkan asupan protein. Protein ini mempunyai banyak manfaat bagi penggunanya. Protein soy terkandung glutamin membantu rekoveri cepat, arginin membantu mendilatasi pembuluh darah sehingga nutrisi dapat terserap di otot dengan cepat dan BCAA membantu rekoveri. Soy merupakan sumber baik kolesterol baik dan terkandung isoflavanoid. Ini akan mendongkrak hormon tiroid sehingga metabolisme meningkat dan lemak cepat terurai. Jenis protein ini dapat digunakan sebelum dan sesudah latihan, atau kapan saja seharian jika anda makan. Protein ini tidak dianjurkan pada malam hari. Protein Susu Isolat Protein susu isolat terkandung kasein dan whey protein. Ini merupakan sumber asam amino lengkap sama dengan protein soy. Jenis protein ini sering mix dan berbagai macam protein terkandung disana. Protein ini tidak dianjurkan sebagai sumber utama protein, tetapi dapat digunakan seharian. Protein ini tidak disarankan dikonsumsi malam hari. Protein Albumin Telur Sekarang putih telur bagian putihnya yang dipisahkan dari kuning telur menjadi sumber terbaik albumin. Asam amino terkandung banyak disana untuk pembentukan otot. Albumin telur tidak tersedia dalam bubuk tetapi sering dalam bentuk masakan. Banyak protein tercampur disana sehingga dapat digunakan ketika makan. Sumber ini dapat digunakan kapan saja seharian tetapi tidak disarankan ketika malam hari. Kesimpulan Protein Whey Terbaik Berdasarkan uraian diatas, anda dapat memilih sumber protein, dan jenisnya sesuai aktifitas dan program yang anda lakukan. Bagi pemula, disarankan memulai dengan whey konsentrat sebelum membeli yang lebi mahal seperti whey hidrolisat. Beberapa orang dengan intoleransi laktosa mungkin membutuhkan whey isolat. Protein suplemen tidak bersifat stimulan sehingga hasilnya tidak singkat terlihat. Biasanya membutuhkan bulanan untuk mengevaluasi hasilnya. Post Views 274
Suplemenprotein whey dianggap salah satu sumber protein terbaik untuk pembentukan otot dan pembakaran lemak. Alasan di balik keberhasilannya adalah bahwa whey protein memiliki salah satu peringkat protein terbaik di
If you’re looking for a protein source to boost your daily protein intake, look no further than whey protein supplements. Here are the key differences between whey protein isolate and whey protein concentrate and the health benefits associated with both. What Whey Protein Is Whey protein is a quick-digesting dairy protein. It contains the essential amino acids that are crucial for muscle growth and increasing overall satiety levels to support weight loss. Whether you’re looking to build muscle or reduce body fat, whey protein shakes can help you reach your goal. The two most common whey protein supplements found in protein powders and sports nutrition are whey protein concentrate and whey protein isolate. Differences Between Whey Protein Isolate and Whey Protein Concentrate The main difference between these whey protein supplements is nutritional because whey protein isolate goes through a slightly different manufacturing process. The whey is isolated from the carbohydrates and fats, making it lower in carbs and lactose but higher in pure protein. Whey protein concentrate contains the same essential amino acids – there’s just a slightly higher serving of carbohydrates and fats. If you’re limiting dairy products or you’re lactose intolerant, whey isolate may be easier to digest. Similarities Between Isolate and Concentrate Both whey isolate and whey concentrate are complete proteins, meaning they offer you the same health benefits associated with whey protein supplements more generally. They’re a great source of pure protein and essential amino acids, and they help with weight loss, muscle growth, and general well-being. Remember, what’s most important is your overall daily protein intake, not whether you take whey protein isolate or whey protein concentrate. Whey protein concentrate and whey protein isolate are both suitable for whey protein shakes. However, if you struggle to get enough protein in your diet, you might choose whey isolate because of its slightly higher protein concentration. When You Should Use Whey Protein Isolate or Whey Protein Concentrate Whey protein supplements can help you reach your daily protein goal while reducing your intake of carbs and fats. Although you can enjoy both these protein shakes at any time, whey protein isolate is great after exercise because it’s digested easily. On the other hand, whey protein concentrate is slower-digesting and keeps you feeling fuller for longer, which makes it a perfect tool for aiding weight loss. If you’re lactose intolerant or struggle to tolerate dairy products, always seek medical advice before trying whey-based protein shakes or protein powders.
Tipsuntuk GERAK BADAN. artikel Terbaru. Tip binaraga umum General; Tips untuk mendapatkan massa
- Dewasa ini, suplemen yang paling populer adalah bubuk protein, minuman suplemen, dan snack bar. Diantara ketiganya, yang paling paling mudah dan umum ditemukan adalah suplemen bubuk whey protein yang tentunya dari susu. Kita tahu bahwa ada berbagai jenis whey, termasuk whey proetin isolate dan whey protein concentrate. Nah, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan perbedaan dari kedua jenis whey protein ini, dan whey protein manakah yang lebih baik? Apa itu Whey Protein? Sebagian besar protein yang ada pada snack protein bar, minuman dan suplemen bubuk berasal dari susu. Seperti yang dikutip dari laman cairan yang tersisa dari produksi keju dan yogurt tersebut adalah whey protein. Cairan ini mampu dicerna secara cepat oleh tubuh. Sekelompok ilmuan dari University of Copenhagen, Denmark menjelaskan bahwa sebelum diproses menjadi keju, kandungan yang terdapat di dalam susu adalah 20% whey protein dan 80% kasein. Hal ini ditambah dengan pernyataan dari ilmuan bernama Robert R. Wolfe yang mengatakan bahwa whey dan kasein merupakan protein berkualitas tinggi karena memiliki seluruh kandungan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Dia juga mengatakan bahwa whey protein sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi protein baru di dalam otot. Terdapat beberapa jenis whey yang ada didalam suplemen. Bentuk whey yang paling umum adalah whey protein isolate dan whey protein konsentrat. Kedua bentuk ini diproduksi dengan menggunakan teknik pemrosesan yang berbeda dan bervariasi di dalam kandungan nutrsinya. Lantas, Apa Perbedaan Whey Protein Isolate dan Whey Protein Concentrate Terdapat beberapa perbedaan nutrisi pada whey protein isolate dan concentrate. Perbedaan ini dikarenakan berbedanya proses pembuatan. Hal ini tertulis dalam laman yang mengatakan bahwa saat whey protein cair dikumpukan dari hasil pembuatan keju atau yoghurt, maka whey akan melewati beberapa langkah pemrosesan untuk ditingkatkan lagi kandungan proteinnya. Setelah konsentrasi protein sudah cukup tercapai, maka cairannya dapat dikeringkan untuk selanjutnya berubah menjadi bubuk whey protein concentrate yang memilki kandungan protein sebesar 80% berdasarkan beratnya. Sedangkan 20% sisa dari bubuk whey protein concentrate memiliki kandungan lemak dan karbohidrat. Masih dari laman web yang sama, whey protein isolate memiliki proses yang berbeda untuk bisa mengurangi kandungan lemak dan karbohidrat dari whey protein, sehingga kandungan whey protein isolate mencapai 90% atau lebih dari berat yang telah diproduksi. Secara keseluruhan, berbagai langkah pemrosesan yang digunakan dalam pembuatan whey protein isolate mampu mengahasilkan kadar protein yang lebih tinggi dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang lebih rendah dalam setiap takarannya. Namun, jenis asam amino yang terdapat pada kedua bentuk whey protein tersebut identik sama karena berasal dari protein yang sama pula. Tabel di bawah ini menunjukan perbedaan utama antara whey protein isolate dan whey protein concentrate dalam 100 kalori per-porsi. Bisa dilihat diatasa bahwa selain memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, whey protein isolate juga memiliki kandungan laktosa yang rendah. Hal ini menunjukan bahwa whey protein isolate bisa dijadikan pilihan untuk mereka yang tidak bisa mengonsumsi laktosa. Namun demikian, para peneliti setuju bahwa kandungan laktosa pada kedua bentuk whey protein ini cenderung cukup rendah dan aman untuk dikonsumsi. Selain nutrisi, perbedaan lainnya dari kedua jenis whey protein ini adalah harganya. Pada umumnya, whey protein isolate akan lebih mahal daripada whey protein concentrate. Hal ini cukup masuk akal mengingat proses pembuatannya dan kandungan nutrisnya yang berbeda, namun Anda masih bisa mendapatkan kadar protein yang sama jika mengonsumsi whey protein concentrate dengan kadar yang lebih banyak. Kedua Jenis Whey Protein ini Masih Memiliki Manfaat yang Hampir sama Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition telah meneliti tentang hal ini. Lebih lanjut lagi, penelitian yang dikeluarkan oleh Nutrition Reviews menunjukan bahwa 192 partisipan yang berolahraga dan diminta untuk suplemen whey protein termasuk whey protein isolate dan whey protein concentrate mampu meningkatan massa otot dan kekuatan ototnya. Walaupun ada perbedaan kecil dalam kandungan nutrisinya, namun tidak ada bukti kuat yang mampu menunjukkan bahwa whey protein isolate dan whey protein concentrate memiliki efek yang berbeda di dalam tubuh. Perlu dicatat bahwa dalam hal protein, faktor yang paling penting adalah asupan total harian Anda. Para peneliti juga telah merekomendasikan untuk banyak mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi seperti dari telur, daging, susu, dll. Kedua jenis whey protein ini memiliki kuatilas protein yang sangat baik, dan jika dikonsumsipun terbukti mampu mengasilkan efek yang sama. Hanya saja, untuk mereka yang membatasi asupan lemak, karbohidrat dan laktosa mungkin akan lebih baik mengonsumsi whey protein isolate karena memiliki lemak, karbo, dan laktosa yang lebih rendah dibanding whey protein concentrate. Namun, perlu dicatat juga bahwa saat ini sudah banyak suplemen yang memiliki campuran whey protein isolate dan whey protein concentrate. - Related Article - Kesimpulan Whey protein merupakan protein yang paling cepat dicerna oleh tubuh dan umumnya digunakan dalam setiap jenis suplemen makanan. Terdapat dua bentuk whey protein yang paling mudah dijumpai, yaitu whey protein isolate dan whey protein concentrate, whey protein isolate memiliki kandungan protein yang lebih banyak dan juga lebih rendah karbohidrat dan lemak. Namun, perbedaan tersebut hanyalah perbedaan kecil, dan tidak ada bukti kuat yang menunjukan bahwa ada efek berbeda dari whey protein isolate dan whey protein concentrate. Whey protein isolate akan menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang sedang membatasi asupan lemak, karbohidrat dan laktosanya, walaupun lebih mahal. Anda masih bisa mendapatkan jumlah protein yang sama dengan whey protein isolate jika bisa menambahkan lebih banyak takaran pada whey protein concentrate Anda, tentu dengan harga yang lebih murah. Terlepas dari jenis whey protein apa yang Anda konsumsi, whey protein teteplah jenis protein berkualitas tinggi yang mampu membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan protein harian tubuh Referensi Bendtsen, L. Q., Lorenzen, J. K., Bendsen, N. T., Rasmussen, C., & Astrup, A. 2013. Effect of Dairy Proteins on Appetite, Energy Expenditure, Body Weight, and Composition a Review of the Evidence from Controlled Clinical Trials. Advances in Nutrition, 44, 418–438. doi Jäger, R., Kerksick, C. M., Campbell, B. I., Cribb, P. J., Wells, S. D., Skwiat, T. M., … Antonio, J. 2017. International Society of Sports Nutrition Position Stand protein and exercise. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 141.doi Naclerio, F., & Larumbe-Zabala, E. 2015. Effects of Whey Protein Alone or as Part of a Multi-ingredient Formulation on Strength, Fat-Free Mass, or Lean Body Mass in Resistance-Trained Individuals A Meta-analysis. Sports Medicine, 461, 125–137. doi Wolfe, R. R. 2015. Update on protein intake importance of milk proteins for health status of the elderly. Nutrition Reviews, 73suppl 1, 41–
FotoDok. A A A. JAKARTA - Evolene, sebuah brand suplemen fitness resmi meluncurkan susu whey premium, yaitu Isolene. Isolene yang diluncurkan secara online melalui website dan media sosial ini, merupakan susu whey isolate yang dirancang khusus dengan kualitas tinggi, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi para penggiat olahraga dan membantu
Perbedaan yang menonjol antara protein whey dan protein isolat adalah protein whey adalah campuran protein globular yang diisolasi dari whey sedangkan protein isolat terdiri dari 90% protein. Protein whey adalah bentuk protein terbaik yang dikonsumsi untuk pembentukan otot, Konsentrat protein whey WPC, isolat protein whey WPI, protein whey hidrolisat WPH, dan protein whey asli adalah empat jenis protein whey yang tersedia di pasaran. Umumnya, konsentrat protein whey hanya mengandung 80% protein dan sedikit lemak dan karbohidrat. Baik WPC dan WPI memiliki efek yang sama. Konsentrat protein whey murah dan mudah dibuat. Maka dari itu, ini adalah bentuk protein whey yang paling banyak dikonsumsi. Topik bahasan kami tentang Apa itu Whey Protein – Pengertian, Jenis, Kegunaannya 2. Apa itu Isolate Protein – Pengertian, Fakta, Produksi 3. Apa Persamaan Antara Whey Protein dan Isolate Protein – Garis Besar Karakteristik Umum 4. Apa Perbedaan Antara Whey Protein dan Isolat Protein – Perbandingan Perbedaan Kunci Istilah Kunci Komposisi, Protein Isolat, Kandungan Protein, Protein Whey, Konsentrat Protein Whey Yang perlu anda ketahui tentang Protein Whey? Protein whey mengandung campuran protein globular yang diisolasi dari whey. Whey adalah bahan cair sisa dari prosedur koagulasi produksi keju. Ini terdiri dari komponen larut susu pada pH 4,6. Maka dari itu, whey menyerupai larutan laktosa 5% dengan laktalbumin dan beberapa mineral. Pengolahan whey melibatkan pengeringan atau penghilangan lemak dan kandungan non protein lainnya sehingga meningkatkan kandungan protein. Namun, protein whey bertanggung jawab atas beberapa bentuk alergi susu. Gambar 1 Pemisahan Whey dari Curd Protein whey tersedia di pasaran sebagai suplemen makanan dan ada empat jenisnya. Mereka adalah konsentrat, isolat, hidrolisat, dan protein asli. Konsentrat protein whey WPC – WPC mengandung kadar lemak dan kolesterol yang signifikan dan jumlah karbohidrat yang tinggi dalam bentuk laktosa, jika dibandingkan dengan bentuk lainnya. Biasanya, WPC mengandung 29-89% protein whey menurut beratnya. Maka dari itu, rasanya agak seperti susu. Isolat protein whey WPI – WPI adalah bentuk olahan dari protein whey yang tidak mengandung lemak serta laktosa. Berdasarkan beratnya, WPI mengandung 90% protein whey. Whey protein hydrolyzate WPH – WPH mengandung protein whey yang telah dicerna sebelumnya dan sebagian dihidrolisis yang memudahkan metabolisme. Maka dari itu, WPH pada umumnya mahal. Bentuk protein whey yang sangat terhidrolisis adalah yang paling tidak menimbulkan alergi. Protein whey asli – Ini bukan produk sampingan dari keju, tetapi ekstrak susu skim. Baik bentuk konsentrat maupun isolat tersedia dalam protein whey asli. Yang perlu anda ketahui tentang Protein Isolat? Protein isolat, atau whey protein isolate WPI, adalah bentuk olahan dari protein whey yang tidak mengandung lemak dan laktosa. Ini mengandung 90% protein whey menurut beratnya. Ini hampir bebas karbohidrat, bebas laktosa, bebas lemak, dan bebas kolesterol. Di sisi lain, mengandung persentase tertinggi protein murni. Gambar 2 Susu Biasa dan Protein Whey Produksi WPI melibatkan dua metode metode pertukaran ion atau metode filtrasi membran. Metode pertukaran ion – menggunakan karakteristik muatan permukaan protein whey dalam pemisahan. Perubahan kecil pada pH membuat tarikan antara molekul protein dan molekul dalam penukar ion. Filtrasi membran – menggunakan mikrofiltrasi dan ultrafiltrasi untuk memisahkan protein whey berdasarkan ukuran molekul protein. Persamaan Antara Whey Protein dan Isolate Protein Protein whey dan protein isolat mengandung protein globular yang tersisa selama produksi keju. Keduanya mengandung konsentrasi tinggi asam amino rantai cabang BCAA. Tubuh dengan cepat menyerap kedua protein tersebut. Keduanya berfungsi sebagai bahan bakar untuk otot yang bekerja. Keduanya merangsang sintesis protein. Mereka digunakan sebagai suplemen makanan untuk membangun otot. Keduanya memiliki rasa susu. Perbedaan Antara Protein Whey dan Protein Isolat Definisi protein whey Ekstrak whey yang mengandung campuran protein globular. Isolasi Protein Bentuk olahan dari protein whey yang tidak mengandung lemak dan laktosa Produksi Whey Protein Produk sampingan cair dari produksi keju Isolasi Protein Protein whey diproses untuk menghilangkan lemak dan laktosa Jenis protein whey Konsentrat, isolasi, hidrolisat, dan protein whey asli Isolasi Protein Jenis protein whey Kandungan Protein Protein Whey 29-89% protein menurut beratnya Isolasi Protein 90% protein menurut beratnya Komposisi Protein Whey Mengandung jumlah laktosa yang lebih tinggi dan kadar lemak dan kolesterol yang signifikan Isolate Protein Bebas karbohidrat, bebas laktosa, bebas lemak, dan bebas kolesterol Makna protein whey Mungkin alergi Isolasi Protein Lebih baik untuk makanan rendah kalori dan intoleransi laktosa Kata terakhir Whey protein merupakan sisa produksi keju yang mengandung protein globular. Umumnya, protein whey mengandung 80% protein menurut beratnya. Ini juga mengandung karbohidrat, lemak, dan kolesterol. Tapi, protein isolat mengandung 90% protein. Ini mengandung lebih sedikit karbohidrat, lemak, dan kolesterol. Perbedaan yang menonjol antara whey protein dan isolat protein adalah kandungan protein, lemak, dan kadar karbohidrat dari kedua jenis protein whey tersebut. Sumber bacaan Kendall, Krissy. “Panduan Ahli Anda Untuk Protein Whey.” 12 April 2018, Tersedia Di Sini Sumber gambar ” Memisahkan dadih dan whey ” Oleh Jesse Gillies – CC BY melalui Commons Wikimedia 2. “Protein shake” Oleh Sandstein – Karya sendiri CC BY melalui Commons Wikimedia
Setelahmengetahui mengenai protein whey, ada baiknya apabila kita membahas mengenai manfaat protein whey. Adapun manfaat dari protein whey antara lain sebagai berikut. 1. Membantu menurunkan kadar lemak. Salah satu cara untuk untuk menurunkan kadar lemak secara efektif adalah dengan diet rendah kalori dan diimbangi dengan konsumsi protein whey.
Isolationresults of six fraction with different polarity levels. Keyword: mare's milk, protein fractionation, HPLC Protein susu kuda mengandung dua komponen utama yaitu kasein dan whey. Pada susu kuda perbandingan whey dan kasein 1:1.1 (Malacarne et al. 2002). Kandungan whey pada susu kuda sekitar 38% dari total protein, berbeda dengan
. gg4sirs4b2.pages.dev/360gg4sirs4b2.pages.dev/208gg4sirs4b2.pages.dev/264gg4sirs4b2.pages.dev/322gg4sirs4b2.pages.dev/74gg4sirs4b2.pages.dev/17gg4sirs4b2.pages.dev/303gg4sirs4b2.pages.dev/223
perbedaan whey dan isolate