BULANBAHASA, SUMPAH PEMUDA, DAN BAHASA HUKUM. Oleh SHIDARTA (September 2015) Dalam beberapa hari ke depan, kita akan memasuki bulan Oktober yang dikenal juga sebagai Bulan Bahasa. Konon predikat Bulan Bahasa diberikan karena pada tanggal 28 Oktober 1928 terjadi peristiwa Sumpah Pemuda yang mengikrarkan bahasa Indonesia sebaga Jakarta - Isi Sumpah Pemuda merupakan ikrar para pemuda yang diucapkan saat Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda menjadi cikal bakal pergerakan pemuda Indonesia yang berjuang bersama meraih kemerdekaan Republik isi teks Sumpah Pemuda beserta makna dan sejarahnya yang diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober, berikut Sumpah Pemuda adalah ikrar para pemuda yang dibacakan saat peristiwa Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta. Kala itu, para pemuda merumuskan tiga ikrar atau janji sebagai pemuda Indonesia. Ikrar para pemuda Indonesia inilah yang disebut sebagai Sumpah Pemuda. Berikut ini adalah isi teks Sumpah Pemuda seperti dikutip dari situs resmi Museum Sumpah Pemuda Kemdikbud. Isi Sumpah Pemuda POETERA DAN POETERI INDONESIA,MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,TANAH POETERA DAN POETERI INDONESIA,MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,BANGSA POETERA DAN POETERI INDONESIA,MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,BAHASA Sumpah Pemuda Makna dan Sejarahnya 28 Oktober Foto Rachman HaryantoSejarah Sumpah PemudaSejarah isi Sumpah Pemuda adalah lahir dari hasil Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928. Menurut catatan sejarah, seperti dilansir situs resmi Museum Sumpah Pemuda Kemdikbud, usulan penyelenggaraan Kongres Pemuda II berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia PPPI yakni organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh dari inisiatif PPPI, kongres pun dilaksanakan selama tiga kali digelar pada tiga gedung yang berbeda hingga akhirnya menlahirkan isi Sumpah Pemuda. Berikut ini kronologi sejarah singkat Sumpah PemudaKongres Pemuda I pada tanggal 27 Oktober 1928Pelaksanaan rapat pertama yakni Kongres Pemuda I dilaksanakan pada Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond KJB, Lapangan Banteng. Dalam rapat tersebut, Soegondo memberikan sambutan yang berisi harapan agar kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda Kongres Pemuda I dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurut Moh. Yamin, ada lima faktor yang dapat memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928Rapat kedua pun digelar yakni Kongres Pemuda II dilaksanakan pada Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop. Kongres ini membahas masalah pendidikan. Sebagai pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, sependapat bahwa anak harus memperoleh pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara Pemuda II di Gedung Indonesische Clubhuis KramatKongres Pemuda II berlanjut pada tanggal sama 28 Oktober 1928, namun dengan lokasi berbeda di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pada sesi ini, Soenario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan mendidik anak-anak sejak dini untuk disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam sebelum kongres ditutup dikumandangkan lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman. Lagu tersebut disambut dengan amat meriah oleh peserta kongres. Kongres pun ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Hasil Kongres Pemuda II adalah berupa ikrar para pemuda Indonesia yang disebut sebagai Sumpah kini, pada tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda untuk memperingati hari lahirnya isi Sumpah Pemuda pada tanggal tersebut. Tahun ini, Hari Sumpah Pemuda 2022 jatuh pada tanggal 28 Oktober 2022 bertepatan pada hari Sumpah PemudaSeperti dikutip dari buku 'Makna Sumpah Pemuda' oleh Sri Sudarmiyatun, dijelaskan tentang maksa isi Sumpah Pemuda. Makna isi Sumpah Pemuda adalah untuk membangkitkan kesadaran seluruh rakyat Indonesia sebagai bangsa yang satu. Dengan sumpah pemuda, perjuangan rakyat Indonesia tidak lagi bersifat kedaerahan, melainkan sudah menjadi kesatuan yang Pemuda menjadi peristiwa sejarah pergerakan pemuda yang berperan penting dalam mencapai kemerdekaan Republik Indonesia. Sebelumnya, organisasi pemuda berasal dari daerah yang berbeda-beda dengan bahasa, agama, suku bangsa, adat istiadat dan budaya yang berbeda mereka memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan Indonesia sebagai negara yang merdeka dan bebas dari segala bentuk perbedaan. Isi Sumpah Pemuda inilah yang dijadikan pedoman dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa yakni juga 'Sejarawan Sebut Tak Ada Ikrar Sumpah Pemuda 1928'[GambasVideo 20detik] wia/imk SumpahPemuda, sebuah janji suci bagi kaum muda di seluruh Indonesia, diproklamirkan pada Kongres Pemuda Kedua pada tahun 1928. Inilah salah satu tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sumpah pemuda juga membuktikan bahwa tanah air kita yang berbeda ras, suku, agama dan bahasa mampu bersatu dengan visi yang sama tentang
terjawab • terverifikasi oleh ahli Meskipun peristiwa sumpah pemuda sudah lama berlalu tetapi suka mengingat nilainya terus suka memberitahu pada teman selalu merawat bukunya​ JawabanBnilai nilainya harus diterapkanPenjelasandari sejarah sumpah pemuda banyak pelajaran yang dapat kita ambil seperti bersatu, kerja sama, musyawarah, yang dapat kita terapkan nilai nilainya dalam kehidupan sehari hari Jawabanb. nilai nilainya terus diterapkan maaf kalo salah
Meskipunsumpah pemuda sudah berlalu,tetapi nilai-nilai nya harus. - 40529629 Dandyngg6127 Dandyngg6127 24.04.2021 Sejarah Sekolah Menengah Pertama terjawab Tuliskan 3 peristiwa yang terjadi di perang khandak! - Hari ini 92 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928, berlangsung Kongres Pemuda II yang menjadi pemicu lahirnya Sumpah Pemuda. Momentum Sumpah Pemuda menjadi salah satu titik balik perjalanan bangsa Indonesia menuju Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Sebab, saat itu Indonesia masih terpecah belah sehingga para pemuda belum memahami siapa musuh mereka dan bersatu untuk melawannya. Persatuan itu kemudian ditandai dengan momen Sumpah Pemuda. Baca juga Contoh Teks Eksplanasi tentang Sumpah Pemuda Organisasi pemuda Sebelum lahirnya Sumpah Pemuda, sudah mulai bermunculan organisasi pemuda seperti Perhimpunan Indonesia pada 1908, lalu Tri Koro Darmo pada 1915. Dikutip dari harian Kompas, pada 22 November 1977, sebelum 28 Oktober 1928, para pemuda masih terpecah dalam beberapa organisasi kedaerahan, seperti Jong Java, Jong Sumatra, dan lain-lain. Pada saat memperingati lima tahun Jong Sumatranen Bond pada 1921, Mohamad Yamin menerbitkan sebuah buku kumpulan sajak yang berjudul Tanahair. Namun, saat itu yang dimaksud Tanah Air oleh Yamin adalah Andalas, Sumatera. Belum termasuk Indonesia. Dalam masa enam tahun, tumbuh berbagai kesadaran baru di kalangan pemuda karena musuh yang dihadapi mereka sama, yaitu Belanda. Kesadaran itulah yang menyebabkan mereka berusaha menggalang persatuan dalam sebuah kesadaran baru. Pada 1926, diselenggarakan Kongres Indonesia Muda yang pertama Kongres Pemuda I. Bahkan, pada tahun itu pun kesadaran itu belum cukup untuk melahirkan sebuah sumpah pemuda. Baca juga Nilai-Nilai Penting Sumpah Pemuda Lahirnya Sumpah Pemuda Sumpah Pemuda baru lahir dua tahun kemudian. Pada 1928, Moh Yamin menerbitkan sebuah kumpulan sajak yang baru berjudul Indonesia, Tumpah Darahku. Itu menunjukkan perubahan kesadaran para pemuda. Ketika Kongres Indonesia Muda kedua Kongres Pemuda II diselenggarakan pada 1928, bahasa Melayu sudah lama menjadi bahasa pergaulan yang dipakai secara luas di seluruh kepulauan Nusantara. Namun, saat itu kedudukan bahasa Melayu belum kuat. Sebagian ahli Belanda menganjurkan agar bahasa Belanda menjadi bahasa resmi di seluruh Indonesia dipakai seluruh penduduk Bumiputera.Namun, ada juga ahli Belanda yang menganggap bahasa Belanda itu begitu tinggi sehingga tidak pantas dipakai oleh kaum inlander Indonesia. Karena ada perbedaan paham ini maka pemerintah kolonial Belanda tidak segera sampai pada kebijakan untuk menjadikan bahasa Belanda sebagai bahasa resmi satu-satunya. Padahal, sebelumnya Perancis dan Inggris mewajibkan bahasanya diterapkan di daerah jajahannya. Namun, kebijakan Belanda itu justru membuat bahasa Melayu memiliki kesempatan menjadi bahasa Indonesia. Baca juga Kisah Lagu Indonesia Raya dan Biola WR Supratman di Museum Sumpah Pemuda Detik-detik Sumpah Pemuda Dikutip dari 28 Oktober 2019, Kongres Pemuda II diselenggarakan pada 27-28 Oktober 1928. Kongres itu melahirkan sebuah deklarasi yang dikenang hingga saat ini. Tokoh yang berjasa dalam merumuskan deklarasi itu adalah Moh Yamin. Saat kongres berlangsung, dia menuliskan gagasan "Sumpah Pemuda" dalam sebuah kertas. Kertas itu kemudian dia sodorkan kepada Soegondo Djojopoespito, yang saat itu menjabat Ketua Kongres. "Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie Saya punya rumusan resolusi yang elegan," kata Yamin kepada Soegondo, dikutip dari buku Mengenang Mahaputra Prof. Mr. H. Muhammad Yamin Pahlawan Nasional RI 2003. Teks Sumpah Pemuda Deklarasi bernama Sumpah Pemuda itu lahir setelah para peserta menyatakan sebuah kesepakatan bersama akan pentingnya persatuan pemuda. Adapun istilah Sumpah Pemuda tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, tetapi diberikan setelahnya. Berikut ini isi teks keputusan Kongres Pemuda II Pertama Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa IndonesiaKetiga Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Lagu "Indonesia Raya" yang melegenda Lagu "Indonesia Raya" diciptakan dan diperdengarkan untuk pertama kali pada Kongres Pemuda 28 Oktober 1928. Lagu tersebut diperdengarkan secara instrumental di depan kongres dengan biola. Satu hal yang menarik dari lagu "Indonesia Raya" adalah, tidak banyak yang tahu bahwa lagu tersebut selama ini dinyanyikan hanya satu bait. WR Supratman menciptakan lagu tersebut dalam tiga bait stanza. Dari ketiganya, stanza pertama jauh lebih populer dan dihafal masyarakat Indonesia daripada kedua dan ketiga. Baca juga Update 12 Vaksin Corona Masuki Uji Coba Tahap 3, 6 Disetujui Terbatas Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Bukuini menceritakan dengan jelas dan ringkas perjuangan Tan Malaka untuk Republik Indonesia. Jauh sebelum Sumpah Pemuda, ia sudah memimpikan dan memikirkan seperti apa itu Republik Indonesia lewat Naar de Republiek Indonesia dalam pengembaraannya di Tiongkok, 1925. Ironisnya, saat Tan Malaka menulis buku ini, ia mendapat kabar bahwa
Hari Sumpah Pemuda jatuh pada 28 Oktober 1928. Sumpah pemuda adalah hari bersejarah ketika pemuda-pemudi Indonesia mengucapkan ikrar untuk bertumpah darah satu, tanah Indonesia, mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, dan kesatuan. Ikrar tersebut merupakan hasil rapat Pemuda-Pemudi atau Kongres Pemuda II yang dilaksanakan pada 27-28 Oktober 1928. Kongres ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia PPPI. PPPI merupakan organisasi pemuda yang terdiri dari berbagai latar organisasi. Mengutip laman organisasi yang mengikuti kongres Sumpah Pemuda antara lain Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Bataks Bond, Pemoeda Indonesia, Jong Islamieten Bond, Jong Celebes, Sekar Rukun, Jong Ambon, dan Pemuda Kaum Betawi. Teks Sumpah Pemuda Sumpah Pemuda Buku Pendidikan Kewarganegaraan SD/MI kelas III Sumpah pemuda dilaksanakan ketika masa pergerakan nasional. Sebelum ikrar Sumpah pemuda dibacakan, lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman dikumandangkan. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan sebanyak tiga kali yang dilakukan di tiga gedung berbeda. Hasil kongres ketiga, para pemuda ini mengumumkan rumusan teks Sumpah Pemuda yang terdiri dari 3 butir. Pertama Kami, putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia Kedua Kami, putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia Ketiga Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia Makna Sumpah Pemuda Teks Sumpah Pemuda terdiri dari tiga butir yang memiliki makna mendalam sesuai dengan negara Indonesia. Mengutip dari buku "Pendidikan Kewarganegaraan" SD/MI kelas III, makna Sumpah Pemuda yaitu 1. Satu Tumpah Darah Tumpah darah adalah kata lain untuk tanah kelahiran. Ikrar ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak lagi terpisah-pisah. Meski terdiri dari ribuan pulau yang dipisahkan oleh laut, tapi hakikatnya satu yaitu negara Indonesia. Tumpah darah disini artinya tidak hanya daratan tetapi juga lautan. Oleh sebab itu, ikrar tumpah darah diartikan sebagai tanah air Indonesia. 2. Satu Bangsa Bangsa adalah sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah dan berada dibawah satu pemerintahan. Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa yang berbeda, misal bangsa Jawa, Sunda, Batak, Aceh, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Sebelum Indonesia merdeka, ada penjajah yang memecah belah bangsa. Ketika kemerderkaan, bangsa Indonesia harus dipersatukan. Seperti yang dirumuskan pada Sumpah Pemuda. Hanya ada satu bangsa yaitu bangsa Indonesia sesuai dengan semboyan "Bhinneka Tunggal Ika". Artinya semboyan itu adalah meski berbeda-beda tetapi hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. 3. Satu Bahasa Indonesia memiliki beragam suku dan bahasa daerah yang beragam. Suatu negara membutuhkan bahasa pemersatu untuk persatuan dan kesatuan. Bahasa Indonesia disepakati sebagai bahasa persatuan dan bisa diterima suku di Indonesia. Ikrar Sumpah Pemuda untuk menyatukan bangsa Indonesia, mengurangi perbedaan, dan perpecahan. Teks Sumpah Pemuda mewakili seluruh pemuda-pemudi di Indonesia. Sehingga tidak ada lagi perbedaan bahasa daerah, suku bangsa, asal, dan agama yang menjadi penghalang perbedaan. Tokoh Sumpah Pemuda Ada tiga tokoh penting dibalik Sumpah Pemuda antara lain 1. Muhammad Yamin Prof. Muhammad Yamin, lahir di Sawahlunto, 24 Agustus 1903. Pada Kongres Pemuda II, Muhammad Yamin mewakili organisasi pemuda Sumatra. Beliau adalah seorang sastrawan dan dikenal sebagai penulis puisi. Muhammad Yamin wafat di Jakarta pada 17 Oktober 1962 lalu dimakamkan di tanah kelahirannya Sawahlunto, Sumatra Barat. 2. Sunario Prof. Mr. Sunario lahir di Madiun 28 Agustus 1902. Beliau belajar di Belanda memakai biaya sendiri dan pulang ke Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan. Pada Kongres Pemuda II, beliau menjadi wakil organisasi Jong Java. Pada kongres tersebut, Sunario membahas mengenai persatuan pemuda. Menurutnya kemerdekaan bisa diraih dengan semangat persatuan. Setelah Indonesia merdeka, beliau diangkat menjadi menteri luar negeri. 3. Mr. Amir Syarifuddin Mr. Amir Syarifuddin lahir di Medan, Sumatera Utara pada 27 April 1907. Beliau berasal dari keluarga Batak dan mewakili Jong Batang pada Kongres Pemuda II. Setelah Indonesia merdeka, Amir Syarifuddin sempat mendudukan jabatan menteri dan perdana menteri. Selain ketiga tokoh di atas ada nama tokoh penting dalam Kongres Sumpah Pemuda seperti Purnomowulan, Ramelan, dan Sarmidi Mangunsarkoro. Sejarah Sumpah Pemuda 1. Rapat pertama Sumpah Pemuda dilaksanakan pertama kali di gedung Katholieke Jongenlingen Bond KJB. Rapat pertama dilakukan pada 27 Oktober 1928, di gedung KJB yang sekarang disebut Lapangan Banteng. Sugondo sebagai tokoh penting yang memimpin jalannya dilanjutkan dengan uraian Muhammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan pemuda. Ada lima faktor yang membuat kuatnya persatuan yaitu sejarah, bahasa, hukum, adat, pendidikan, dan kemauan. 2. Rapat kedua Rapat kedua dilakukan pada Minggu, 28 Oktober 1928 di gedung Oost-Java Bioscoop. Rapat kedua ini membahas tentang masalah pendidikan di Indonesia. Pembicara kedua adalah Purnomowulan dan Sarmidi Mangunsarkoro. Rapat ini membahas tentang keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. 3. Rapat ketiga Kongres ketiga membahasa tentang nasionalisme dan demokrasi sebagai gerakan kepanduan. Ramelan menjelaskan gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan ini dilakukan sejak masih anak-anak untuk disiplin dan mandiri. Gerakan kepanduan sekarang ini dikenal dengan nama Pramuka.
Diputuskandalam Kongres Pemuda Kedua, 27-28 Oktober 1928 di Batavia, Sumpah Pemuda mengandung cita-cita akan lahirnya “tanah air Indonesia, “bangsa Indonesia”, dan juga “bahasa Indonesia”. Istilah Sumpah Pemuda sendiri memang tidak muncul pada saat keputusan Kongres Pemuda Kedua berlangsung, namun diberikan setelah selesai.

Home Politik Rabu, 28 Oktober 2020 - 0530 WIBloading... Hari ini, tepat 92 tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengucapkan ikrarnya untuk bertumpah darah, berbahasa, dan berbangsa Indonesia. Ikrar ini kemudian disebut sebagai Sumpah Pemuda. FOTO/ A A A JAKARTA - Hari ini, tepat 92 tahun yang lalu, para pemuda Indonesia mengucapkan ikrarnya untuk bertumpah darah, berbahasa, dan berbangsa Indonesia. Ikrar tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaannya yang hari ini diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda . Sumpah Pemuda merupakan salah satu pencetus atau tonggak yang membakar persatuan serta semangat golongan-golongan muda dalam mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia. Sumpah Pemuda sendiri diperingati setiap 28 Oktober. Sebab, pada 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia bersepakat untuk mengucap isi sumpah tersebut yakni sebagai berikut Baca Juga PertamaKami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa bagaimana sejarah tercetusnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928? Berikut ulasan singkat sebelum tercetusnya Sumpah Lemuda pada 28 Oktober 1928, merujuk berbagai Pemuda merupakan hasil dari rumusan dalam Kongres Pemuda II Indonesia. Kongres itu merupakan pertemuan besar pada 1928 yang dihadiri para pelajar dari seluruh wilayah Nusantara yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia PPPI. Baca Juga Kongres Pemuda II digelar tiga sesi di tiga tempat berbeda. Organisasi kepemudaan yang hadir saat itu di antaranya Jong Java, Jong Batak, Jong Ambon, dan Jong Islamieten pertama dilakukan pada 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond KJB yang sekarang bernama Lapangan Banteng. Ketua PPPI, Sugondo Djojopuspito dalam sambutannya saat itu berharap Kongres Pemuda II diharapkan dapat mempererat semangat persatuan di antara para pemuda. peringatan sumpah pemuda sumpah pemuda 92 tahun sumpah pemuda Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 1 jam yang lalu 2 jam yang lalu 3 jam yang lalu 4 jam yang lalu 4 jam yang lalu 5 jam yang lalu

Dalamperistiwa Sumpah Pemuda ada ikrar satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Bahasa Indonesia. Inilah wujud dari rasa cinta bangsa dan tanah air para pemuda jaman dahulu. Cinta terhadap bangsa dan tanah air artinya kita setia terhadap bangsa dan Negara Indonesia. Kita berbuat sesuatu yang baik ditujukan demi kemajuan bangsa dan
akantetapi sejarah telah mencatat bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 atau 87 tahun yang lampau para pemuda dari berbagai penjuru tempat di indonesia mengikrarkan sebuah sumpah yang kemudian diberi nama sumpah pemuda dalam konggres pemuda ii indonesia yang dianggap sebagai tonggak pergerakan kemerdekaan indonesia serta memiliki makna yang
SumpahPemuda: Untuk Apa? Kamis, 31 Oktober 2013 | 03:01 WIB. Setiap tanggal 28 Oktober bangsa kita senantiasa memperingati hari Sumpah Pemuda. Sumpah pemuda terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928, yang merupakan puncak awal perjuangan para pemuda Indonesia bersatu dalam memperjuangkan harkat, derajat, dan martabat bangsa Indonesia.
EurekaPendidikan. Sumpah Pemuda, tanggal 28 Oktober tahun 1928 adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Kemerdekaan dari penjajahan adalah harga mati,dimana bangsa ini telah diduduki oleh negara asing baik belanada maupun jepang hampir 4 abad lamanya. PErjuangan kemeredakaan yang tidak terarah dan cenderung .
  • gg4sirs4b2.pages.dev/331
  • gg4sirs4b2.pages.dev/111
  • gg4sirs4b2.pages.dev/192
  • gg4sirs4b2.pages.dev/244
  • gg4sirs4b2.pages.dev/405
  • gg4sirs4b2.pages.dev/59
  • gg4sirs4b2.pages.dev/349
  • gg4sirs4b2.pages.dev/341
  • meskipun peristiwa sumpah pemuda sudah lama berlalu tetapi