0 Pemrograman web adalah proses penulisan kode atau bahasa pemrograman tingkat tinggi untuk membangun sebuah situs web. Program atau situs web yang terbentuk dari pemrograman web baru akan bisa memberikan informasi dari halaman browser yang diakses menggunakan koneksi internet. Untuk lebih jelasnya, Anda perlu menyimak ulasan tentang – Ketika kita berselancar di dunia maya pasti menemukan banyak sekali macam website/blog. Mulai dari blog dengan tampilan yang sangat simpel atau minimalis, hingga blog/web yang tempilannya sangat ramai. Website merupakan sarana untuk berjualan, sumber informasi, profil perusahaan dan lain sebegainya. Banyak fungsi blog yang dimanfaatkan saat ini dan sangat berguna untuk bisnis kita. Sering sekali kita menemukan blog atau website yang menurut kita wah, menarik dan membuat penasaran dengan CMS, engine, web programming, atau struktur apa saja yang digunakan dibalik web tersebut. Mungkin kamu biasanya melakukan klik kanan kemudian view page source untuk menemukan jawabannya. Namun cara tersebut merupakan cara kuno dan ribet untuk dilakukan. Lantas bagaimana Cara Mengetahui CMS / Engine atau Bahasa Pemrograman dari Sebuah Website atau Blog? Caranya mudah banget, cukup dilakukan via browser dengan klik – klik saja. Berikut Cara Mengetahui CMS / Engine atau Bahasa Pemrograman dari Sebuah Website atau Blog Cara Mengetahui CMS / Engine / Bahasa Pemrograman dari Website / Blog Cara ini dapat dilakukan dengan menggunakan Browser Mozilla Firefox maupun Google Chrome. Pada tutorial kali ini author menggunakan Mozilla Firefox untuk melakukan praktek tersebut. Pertama, lakukan instalasi add ons atau extensions bernama Wappalyzer di browser yang anda gunakan. Untuk pengguna Google Chrome bisa di download & tambahkan melalui link berikut Adapun untuk pengguna Mozilla Firefox dapat mendownload dan tambahkan add ons pada link berikut Silakan klik Add untuk menambahkan extensions tersebut ke browser anda. Jika sudah biasanya browser tersebut akan meminta restart, silakan restart browser anda untuk menampilkan add ons atau extensions tersebut. Jika sudah selesai terinstall dan muncul di browser, mari kita test. Kita coba melihat blog ini dan cari tahu CMS serta apa saja yang ada di balik blog tersebut. Terdapat logo WordPress pada add on Wappalyzer tersebut, yang berarti blog tersebut menggunakan CMS WordPress. Untuk melihat lebih detail, silakan klik logo WordPress tersebut. Dan terlihat lah semuanya, detail dari website atau sebuah blog dapat terlihat dengan menggunakan Wappalyzer ini. Terlihat jelas blog ini menggunakan CMS WordPress versi , kemudian bahasa pemrogamannya menggunakan PHP, Databasenya menggunakan MySQL dan seterusnya. Untuk detailnya dapat dilihat pada gambar berikut. Bagaimana, mudah bukan? Sekarang anda ga perlu menahan-nahan rasa kepo kamu, langsung telusuri aja menggunakan Wappalyzer dan rasa kepo kamu akan terjawabkan. Share ke temen kamu yang suka kepoin atau penasaran dengan CMS / Engine atau Bahasa Pemrograman dari Sebuah Website/Blog. Have a great day!
1 Mengetahui lewat Page Source atau Sumber Halaman. Lihat sumber halaman. Cara yang pertama, kalian bisa mengunjungi situs web apapun , yang ingin kalian periksa. Sebagai contoh, disini saya mencoba mengunjungi situs web techcrunch , apakah situs web tersebut menggunakaan wordpress atau tidak.
Sejak kemunculan website pertama pada tahun 1991, web developer adalah salah satu profesi yang menggiurkan dan menjanjikan banyak keuntungan hingga saat ini. Meskipun pekerjaan web developer adalah salah satu profesi yang sudah banyak dipilih sebagai mata pencarian sekaligus hobinya mungkin, tapi sebenarnya untuk menjadi seorang web developer adalah perkara yang cukup kompleks. Sebab, kamu harus membuat sebuah produk dalam artian website dengan pedoman dan bahasa yang berbeda dengan bahasa komunikasi manusia sehari-hari yang dikenal dengan bahasa pemrograman. Sumber Envato Tapi sebenarnya apa itu web developer secara spesifik? Apakah web developer adalah “pembuat website”? Apa saja yang harus dipelajari agar bisa menjadi web developer? Apakah ada langkah khusus atau cara menjadi web developer? Nah, melalui artikel ini, segala pertanyaan tadi akan terjawab lengkap untuk kamu, DomaiNesians! Web Development Lingkungan Industri Web Developer Sebelum mengetahui lebih lengkap apa itu web developer, kamu harus tahu “lingkup kerja” dari developer website itu sendiri. Web development atau pengembangan web adalah proses membangun website dan aplikasi untuk internet, atau untuk jaringan pribadi yang dikenal sebagai intranet. Web development tidak berkaitan dengan desain website, namun tentang pengkodean dan pemrograman yang mendukung fungsionalitas website. Ibaratnya, desain web seperti perancangan tampilan yang ingin dibangun. Sedangkan web development adalah proses membangun tampilan bersama fungsionalitasnya. Sebagai contoh, web development mencakup halaman web statis yang paling sederhana hingga platform dan aplikasi media sosial. Lalu website e-commerce hingga sistem manajemen konten CMS yang telah dibuat oleh web developer. Web development dapat dibagi menjadi tiga lapisan yang mana semuanya bekerja sama untuk membangun dan menjalankan website atau aplikasi yang berfungsi penuh, yaitu Client-side Coding Client-side coding atau front-end web development mengacu pada segala sesuatu yang dialami pengguna akhir secara langsung. Client-side coding dijalankan di browser web dan secara langsung berhubungan dengan apa yang dilihat pengguna ketika mereka mengunjungi website. Front-end bisa kamu lihat seperti tata letak, font, warna, menu, dan formulir kontak. Server-side Coding Server-side coding atau backend web development adalah tentang apa yang terjadi di balik layar. Backend pada dasarnya adalah bagian dari website yang sebenarnya tidak dilihat pengguna. Back-end bertanggung jawab untuk menyimpan dan mengatur data dan memastikan bahwa semua yang ada di client-side berjalan dengan lancar. Back-end dilakukan dengan berkomunikasi dengan frontend. Database Technology Database berisi semua file dan konten yang diperlukan agar website berfungsi. Database menyimpan data sedemikian rupa sehingga memudahkan untuk mengambil, mengatur, mengedit, dan menyimpan. Database berjalan pada cloud server dan sebagian besar website biasanya menggunakan beberapa bentuk relational database management system RDBMS. Apa Itu Web Developer? Setelah tadi sudah bersama-sama belajar tentang web development, mari kita pahami apa itu web developer. Pada dasarnya, web developer adalah pengembang atau pembuat website. Sesuai namanya, tanggung jawab web developer adalah membangun dan maintaining merawat website yang sesuai dengan kebutuhan klien dan pelanggan atau pengguna akhir. Web developer adalah profesi yang berkolaborasi dengan stakeholder, klien, dan perancang untuk memahami visi bagaimana tampilan dan fungsi akhir website. Sejak banyak orang mengetahui apa itu web developer, kini semua web developer harus mahir dalam bahasa pemrograman tertentu. Namun, developer yang berbeda akan bekerja dengan bahasa pemrograman yang berbeda pula, tergantung pada jabatan dan bidang keahlian khususnya. Oleh karena itu, web developer adalah seorang pemecah masalah yang secara teratur memberikan solusi agar website dapat berfungsi dengan baik. Bahasa, Libraries, dan Framework Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu Apa Itu Web Developer Setelah tadi dijelaskan apa itu web developer, kamu juga harus tahu “alat tempur” yang harus dimiliki jika ingin memahami apa itu web developer. Untuk membangun website dan aplikasi, web developer bekerja dengan mengandalkan bahasa, libraries, dan framework. Apa maksud dari ketiganya ya? Bahasa Dalam dunia web development, bahasa diibaratkan sebuah blok bangunan yang digunakan programmer untuk membuat website, aplikasi, dan software. Bahasa dalam dunia web bermacam-macam, yaitu bahasa pemrograman, bahasa markup, bahasa style sheet, dan bahasa database. Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah seperangkat instruksi dan perintah yang memberitahu komputer untuk menghasilkan output tertentu. Web developer menggunakan bahasa pemrograman “tingkat tinggi” untuk menulis source code. Bahasa tingkat tinggi menggunakan kata-kata dan simbol yang logis, sehingga mudah dibaca dan dipahami manusia. Bahasa tingkat tinggi dapat diklasifikasikan sebagai bahasa yang dikompilasi atau ditafsirkan. Beberapa bahasa pemrograman paling populer adalah Java, C, C++, Python, C, JavaScript, PHP, Ruby, dan Perl. Bahasa Markup Bahasa markup digunakan untuk menentukan format file teks. Dengan kata lain, bahasa markup memberitahu software penampil teks bagaimana cara dan bentuk teks harus ditampilkan. Dua bahasa markup yang paling populer adalah HTML Hypertext Markup Language dan XML eXtensible Markup Language. Sumber Envato Bahasa Style Sheet Sebuah style sheet pada dasarnya adalah seperangkat aturan gaya yang digunakan untuk menata dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Contoh bahasa style sheet populer yang banyak diketahui web developer adalah CSS Cascading Style Sheets. CSS bertanggung jawab menentukan bagaimana konten web disajikan secara visual. Selain itu, CSS juga dapat digunakan untuk menambahkan warna, mengubah font, menyisipkan latar belakang dan border. CSS juga digunakan untuk mengoptimalkan halaman web agar bisa responsif. Maksud dari responsif adalah penyesuaian tata letak halaman website dengan perangkat apa pun yang digunakan pengguna. Bahasa Database Database tidak dirancang untuk memahami bahasa yang sama dengan bahasa pemrograman website atau aplikasi. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami bahasa database, seperti SQL. SQL atau Structured Query Language adalah bahasa standar untuk mengakses dan memanipulasi database relasional. Bahasa database ini memiliki markup sendiri sehingga memungkinkan programmer untuk bekerja dengan data yang disimpan dalam sistem database. Libraries dan Framework Pada dasarnya, keberadaan libraries dan framework untuk mempermudah pekerjaan developer. Library dan framework adalah kumpulan kode yang telah ditulis sebelumnya. Tetapi library lebih kecil dan cenderung digunakan untuk kasus penggunaan yang lebih spesifik. Library berisi kumpulan kode yang dikelompokkan bersama untuk digunakan kembali nanti. Tujuan dari library adalah untuk memungkinkan developer mencapai tujuan akhir dengan menulis lebih sedikit kode untuk menyelesaikan website. Setiap bahasa pemrograman punya library, contohnya library JavaScript adalah jQuery. Sedangkan framework berisi komponen dan tools siap pakai yang memungkinkan developer menulis kode lebih cepat. Banyak framework berisi libraries. Framework memberi developer kumpulan struktur yang akan menentukan caranya dalam membangun website atau aplikasi. Beberapa framework populer adalah Bootstrap, Rails, dan Angular. Bagaimana Cara Menjadi Web Developer Pemula? Supaya semakin memahami apa itu web developer, adapun beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menjadi web developer adalah sebagai berikut. Memahami dasar-dasar web development Berkaitan dengan penjelasan bahasa pemrograman hingga framework sebelumnya, kamu perlu mempelajari dan memahami alat dasar yang terlibat dalam web development terkadang disebut sebagai teknologi landasan internet, mulai dari bahasa HTML Hypertext Markup Language, CSS Cascading Style Sheets, dan JavaScript. Jika tidak memungkinkan belajar bahasa-bahasa pemrograman tersebut secara mandiri, kamu bisa mengikuti bootcamp programmer. Sebab, tujuan bootcamp adalah mengembangkan keterampilan seseorang agar tahu apa itu web developer dan siap kerja seefisien mungkin sehingga bisa menjadi investasi yang berharga bagi calon web developer. Selain itu, web developer harus berkomitmen untuk terus belajar agar tetap bisa mengikuti perubahan dalam pengembangan web dan bahasa pemrograman, tools, dan tren. Pilihlah bidang keminatan dalam web development Ketika kamu memutuskan untuk terus mengembangkan keterampilan di bidang web development, maka kamu harus memilih bidang spesialisasi atau keminatan sebagai developer. Agar semakin familiar dengan apa itu web developer dan tugas-tugasnya, ada 3 jenis web developer yang bekerja sesuai job-desk, yaitu Front-End Web Developer, bekerja di client-side’ yang berarti setiap bagian dari website atau aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna. Sebagai front-end developer, pekerjaan web developer adalah bertanggung jawab pada tata letak, desain, dan cara pengguna berinteraksi dengan halaman web. Back-End Web Developer, bekerja di server-side’ yang mana tugasnya sebagai web developer adalah fokus pada fungsi website dan dapat mencakup database, server, jaringan, hosting, dan banyak lagi. Full-Stack Web Developer adalah bidang developer yang menangani proses pengembangan front-end, back-end dan bekerja dengan kedua sisi website sekaligus. Pelajari apa itu web developer dengan mengetahui bahasa pemrograman utama Apa pun area keminatan developer kamu, kamu harus tahu cara menggunakan beberapa bahasa pemrograman yang berbeda sekaligus untuk web development dan web design. Mulai dari HTML, CSS, JavaScript, hingga SQL. Meskipun kenyataannya, web developer adalah bidang profesi yang memiliki konsentrasi pekerjaan beragam dengan melibatkan keberagaman bahasa pemrograman dan tools yang harus dikuasai. Meningkatkan pengetahuan apa itu web developer dengan membuat sebuah proyek sederhana Cara terbaik untuk meningkatkan keterampilan sebagai web developer adalah dengan mulai mencoba “bermain” membuat website. Sebab, semakin sering kamu mencoba dan menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dan SQL, semakin baik pula keterampilanmu dalam mengembangkan sebuah website. Buatlah portofolio terkait bidang web development Portofolio yang memamerkan keterampilan terbaik sebagai web developer adalah alat terbaik yang bisa kamu gunakan saat melamar pekerjaan web developer. Ada tiga hal yang perlu diingat ketika membangun portofolio agar kamu lebih menonjol dari yang lainnya. Pertama, portofolio yang mencerminkan apa itu web developer adalah mencakup beragam pilihan pekerjaan pengembangan web. Maksudnya, portofolio kamu tidak hanya menunjukkan karya terbaik yang pernah dibuat, tetapi juga menunjukkan kepandaian kamu dalam banyak hal. Di satu sisi kamu ingin selektif dan menonjolkan karya terbaik, namun di sisi lain kamu harus cukup menunjukkan sikap “serba bisa” sehingga kamu dapat menunjukkan pemahaman yang kuat tentang berbagai elemen posisi pekerjaan. Kedua, pikirkan tentang apa yang membuat diri kamu dan pekerjaan kamu itu unik. Tekankan keterampilan web development yang paling membuat kamu menonjol. Tidak hanya dalam pekerjaan yang kamu tulis di portofolio, tetapi juga dalam cara penyajian portofolio kamu. Ketiga, tunjukkan prosesmu. Pengusaha tidak hanya melihat kualitas pekerjaan yang kamu buat, tetapi bagaimana cara kamu memahami permasalahan. Tampilkan background tentang bagaimana proyek kamu sebelumnya dibuat karena itu akan membantu perekrut dan HR manajer memahami pekerjaan kamu. Penutup Jadi, apakah kamu semakin tahu apa itu web developer dan apa saja tugasnya? Singkatnya, keputusan memilih pekerjaan web developer adalah komitmen untuk belajar seumur hidup selama masih ingin menjadi web developer yang selalu ingin memperluas pengetahuan dan keterampilan setiap hari. Maka dari itu, kamu harus meyakinkan diri bahwa pekerjaan web developer adalah passion atau minat kamu. Segala hal yang bersifat “baru” tidak semuanya bisa dimulai dengan mudah, termasuk pekerjaan web developer ini. Sumber Envato Meskipun begitu, menjadi seorang web developer adalah profesi yang tidak mustahil. Teknologi, termasuk dunia web, selalu berkembang yang mana membuatnya begitu menarik. Sehingga dengan mengetahui apa itu web developer dan perannya, maka kamu sudah mendapatkan ilmu dan keterampilan yang sangat bermanfaat untuk sekarang dan masa depan. Takhanya itu, ketika Anda sudah menentukan jalur pembelajarannya, Anda akan melihat bahasa pemrograman lain yang bisa dipelajari. Dengan tiga langkah ini, Anda seharusnya bisa menentukan mana bahasa pemrograman populer yang paling sesuai dengan passion Anda. Apa Itu Landing Page dan Cara Membuatnya . July 15, 2022 July 15, 2022. Pengertian
Penasaran dengan teknologi apa yang digunakan oleh pesaing Anda? Berikut ini adalah tools untuk mengetahui teknologi website kompetitor. Bagi Anda pemilik bisnis yang saat ini memiliki website mungkin sedang membandingkan website Anda dengan website pesaing Anda, ini yang Anda butuhkan tools untuk mengetahui teknologi website. Atau Anda penasaran kenapa website pesaing lebih cepat di akses, aman dari serangan malware, Teknologi framework apa yang dipakai. Kami yakin bukan hanya Anda yang penasaran dengan teknologi yang digunakan oleh pesaing Anda. Kami merangkumnya menjadi 3 alasan utama. Pertama Anda sedang melakukan riset kompetitor sebelum anda memulai usaha dengan melihat teknologi yang mereka gunakan Anda akan mempunyai gambaran terkait dengan teknologi yang akan Anda gunakan untuk membuat website bisnis Anda. Kedua rasa ingin tahu yang besar terkait dengan teknologi yang berjalan pada sebuah website tertentu. Ketiga Anda adalah seorang IT Security Professional yang memang sedang melakukan pengintaian terhadap website tertentu. Kami akan memberitahu Anda tools untuk mengetahui teknologi website. Tools ini biasa kami gunakan untuk mengetahui teknologi dari suatu website diantaranya adalah tools favorit kami. 1. Netcraft Teknologi website Techarea menurut Netcraft Netcraft menjadi urutan pertama untuk bisa mengetahui teknologi apa yang digunakan oleh sebuah website tertentu karena informasi yang begitu detail. Lalu hal apa saja yang bisa anda ketahui dari tools ini? Background dari sebuah website seperti tahun pertama lunching webiste, Title, Racking, bahasa yang digunaka hingga deskripsi websitenya. Network seperti Ip yang digunakan, Whois informationya,hosting country. SSL anda bisa mengetahui jenis sertifikat SSL yang di gunakan dalam website, protocol yang digunakan serta detail terkait ssl yang lain. Security seperti risk rating dan block list yang ada dalam website. Teknologi dalam site seperi CDN, CMS, RSS, Compression, dan caracter Encoding dalam website. Teknologi Server yang digunakan termasuk control panelnya. 2. BuiltWith Teknologi website Techarea menurut BuiltWith Builtwith menempati posisi kedua untuk dapat mengetahui teknologi apa yang digunakan oleh website kompetitor Anda. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat diketahui menggunakan tool ini. Web server SSL Certificate Nameserver Providers Email Services Hosting Providers Content Management Systems Frameworks, Analytics and Tracking Server Information 3. W3Techs Teknologi website Techarea menurut W3Techs W3Techs adalah tools yang hampir sama dengan netcraft yang bisa anda gunakan untuk mengetahui teknologi yang ada dalam sebuah website. Dalam W3Techs ini juga anda dapat negetahui Popularity Ranking Bahasa pemrograman yang di gunakan Format gambar yang di gunakan Compression Nilai dari total teknologi yang website tersebut gunakan. 4. Wappalyzer Teknologi website Techarea menurut Wappalyzer Wappalyzer ini adalah tools plugin yang bisa anda install dalam browser Chrome maupun Mozilla anda. cara penggunaannya juga sangat mudah karena ketika anda akses sebuah website, plugin ini akan secara langsung mengambil data informasi dalam website tersebut. anda pun langsung bisa mengetahui teknologi yang ada dalam website tersebut. Baca juga Cara Mengecek Kecepatan Website Mudah dan Gratis Sudahkah terobati rasa penasaran anda tentang tools untuk mengetahui teknologi website? Akhir kata, selamat berburu informasi pada website kompetitor atau hanya sekedar mengobati rasa penasaran anda! Jika Anda masih memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menyampaikannya pada kolom komentar di akhir halaman ini.
18 Bahasa Pemrograman Web yang Wajib Dipelajari 1.1 JavaScript 1.2 HTML/CSS 1.3 Phyton 1.4 Java 1.5 PHP 1.6 Go 1.7 Ruby 1.8 8. SQL 2 Penutup 8 Bahasa Pemrograman Web yang Wajib Dipelajari Pemrograman web adalah bidang yang sejak dulu sangat menjanjikan untuk dipelajari.
Dec 26, 2022 Ariata C. 12menit Dibaca Belajar coding saat ini menjadi salah satu area yang paling diminati masyarakat, khususnya para milenial. Berbagai bisnis dan perusahaan mulai menyadari pentingnya memiliki website profesional atau aplikasi sendiri. Permintaan tenaga profesional untuk programmer atau web developer pun meningkat pesat. Anda juga pasti pernah kepikiran untuk belajar coding, kan? Berbagai jenis aktivitas menjadi sangat terbantu dengan adanya website dan aplikasi. Contohnya adalah Gojek dan Grab, yang bisa membantu kita memesan berbagai layanan secara online. Nggak perlu ke pangkalan, atau keluar untuk membeli makan. Cukup buka aplikasi, lalu sesuaikan alamat, kemudian klik tombol Pesan. Gampang banget, kan? Seperti yang sudah Anda tahu, website dan aplikasi dibuat dari coding. Nah, dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai hal seputar coding, seperti apa itu coding, petingnya mempelajari coding di zaman sekarang, juga website yang bisa Anda akses secara gratis untuk belajar coding online. Selamat membaca! Apa Itu Coding?Belajar Coding Itu Penting Nggak Sih?Langkah-Langkah untuk Mulai Belajar Coding25 Website Belajar Coding Gratis1. BitDegree2. Coursera3. Code Academy4. edX5. Khan Academy6. Codewars7. Udemy9. Dash General Assembly10. Free Code Camp11. Code Conquest12. MIT Open C0urseware13. The Odin Project14. W3Schools15. Code Avengers18. Solo Learn19. Google Android Training20. Upskill21. Plural Sight22. 24. aGupieWare25. EdabitKesimpulan Apa Itu Coding? Coding adalah proses menuliskan kode yang berfungsi sebagai instruksi kepada komputer untuk menjalankan tugas tertentu. Kami berikan contoh mudah “Udaranya adem banget, nih. Jadi pengen makan bakso.” Anda pun langsung mengambil smartphone, lalu membuka aplikasi ojek online, kemudian memesan seporsi bakso di warung langganan. Tak lupa disertakan catatan “Kuahnya dipisah, sambal dibanyakin, nggak pake kecap”. Beberapa saat kemudian, driver ojol membawakan bakso sesuai pesanan dan instruksi yang ditulis di aplikasi. Nah, seperti itulah pengertian coding. Di sini, penjual diibaratkan sebagai komputer, pesanan dan catatan adalah coding atau kodenya, dan sang driver adalah bahasa pemrograman. Anda tidak bisa langsung berkomunikasi dengan penjual komputer, jadi Anda menuliskan pesanan dan instruksi kode di aplikasi, lalu driver bahasa pemrograman menyampaikannya kepada penjual. Lalu, apa itu syntax? Dalam pemrograman, syntax adalah tata bahasa atau grammar coding, seperti dalam komunikasi kita sehari-hari. Jika ada kesalahan dalam syntax, pesan yang diterima pun akan berbeda. Nah, apabila kode yang dimasukkan tidak sesuai dengan syntax, siap-siap saja kalau Anda harus melakukan debugging berkali-kali. Belajar Coding Itu Penting Nggak Sih? Belajar bahasa pemrograman dan coding akan memudahkan Anda dalam pembuatan aplikasi dan software. Selain itu, dengan skill ini, Anda juga bisa mengembangkan jenjang karier dalam dunia IT, lho. Berikut pentingnya belajar coding Punya keahlian untuk menjalankan bisnis aplikasi dan software. Di zaman yang sudah serba maju ini, siapa pun bisa jadi pebisnis. Cakupan bidangnya pun luas, tak melulu seputar sandang, pangan, dan papan. Jika berhasil menciptakan aplikasi yang menjawab kebutuhan pasar, Anda akan untung hingga jutaan rupiah. Menarik, kan? Tapi untuk meraih kesuksesan ini, Anda harus belajar coding dan bahasa pemrograman web terlebih dulu. Bisa membuat website sendiri. Dengan adanya website maker, setiap orang punya peluang yang sama untuk membuat website sendiri. Tanpa bantuan jasa pembuatan web. Namun, jika menginginkan website yang lebih fleksibel, menarik, intuitif, dan profesional di saat bersamaan, buatlah website dari nol menggunakan kode, misalnya HTML dan CSS. Untuk mengembangkan karier agar kian melesat. Bosan dengan posisi saat ini atau ingin mencoba pekerjaan yang baru? Anda bisa belajar coding otodidak untuk mempersiapkan diri memasuki dunia IT. Pekerjaan di bidang ini masih terbuka lebar dan sepertinya akan terus menarik peminat. Langkah-Langkah untuk Mulai Belajar Coding Bagi pemula, coding memang terdengar menakutkan. Bagaimana tidak? Anda harus menghafalkan dan memahami angka serta kombinasi karakter lainnya yang super ribet untuk memberikan instruksi sederhana. Wajar bila pemula bingung harus memulai dari mana. Tapi tak perlu khawatir, karena kami akan membantu Anda memulai dengan lebih mudah. Berikut langkah awal untuk memulai cara belajar coding Anda harus punya alasan belajar yang jelas. Kenapa ingin mempelajari coding? Apa yang memotivasi saya? Untuk apa coding ini nantinya? Apakah untuk membuat website, software, atau aplikasi? Pilih bahasa pemrograman yang ingin dipelajari. Setelah tahu tujuan belajar dasar coding, langkah selanjutnya adalah memilih bahasa pemrograman. Misalnya, Anda berencana mempelajari pengkodean karena ingin buat website sederhana. Maka, tipe bahasa pemrogramannya adalah HTML dan CSS. Pahami struktur data dan algoritma. Pengkodean dan pemrograman tidak hanya membutuhkan pengetahuan kode, tapi juga kemampuan memecahkan masalah. Asahlah dengan mempelajari struktur data dan algoritma. Jangan cepat menyerah. Setiap orang pasti punya titik jenuh terhadap aktivitas atau pekerjaan yang dialami. Tak terkecuali developer dan programmer. Perasaan ini wajar. Meskipun demikian, jangan cepat putus asa dan menyerah. Teruslah mempertajam skill coding. Buat portofolio. Cara cepat belajar coding adalah dengan mempraktikkannya secara langsung. Buatlah suatu proyek, misalnya aplikasi seluler, game, atau aplikasi web. Lakukan pengujian. Jika gagal, jangan berhenti. Teruslah berlatih sampai Anda berhasil memiliki portofolio. 25 Website Belajar Coding Gratis Belajar coding dan bahasa pemrograman untuk pemula bisa dari mana saja, termasuk website. Ada, lho, website yang dengan suka rela memberikan sumber terbaik seputar coding tanpa pungutan bayaran. Jadi, buat kalian yang ingin mengubah karier menjadi seorang programmer, atau ingin tahu bagaimana caranya membuat website, atau hanya ingin sekadar memahami soal coding dan dunianya, 25 website ini akan jadi tempat belajar yang tepat. 1. BitDegree Sebagai tempat belajar coding, BitDegree menawarkan kursus gratis yang membahas berbagai topik, mulai dari programming hingga game development. Ada dua jenis kursus di BitDegree, yaitu kursus online standar dan kursus gamifikasi. Kursus gamifikasi sendiri menerapkan proses pembelajaran yang interaktif sehingga peserta bisa melakukan sejumlah pencapaian. Tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kursus ini, cukup pilih bahasa dan Anda sudah bisa mulai belajar. Ada banyak bahasa pemrograman yang dapat dipelajari di sini, beberapa di antaranya HTML CSS PHP Javascript SQL JQuery Keunikan kursus online ini terletak pada program blockchainnya. Reward yang transparan dan sistem pencapaian memudahkan perusahaan merekrut talenta terbaik, dan juga membantu peserta dalam mengukur keberhasilan belajar. 2. Coursera Coursera menyediakan kursus, tutorial, dan resource berbasis coding yang langsung diajarkan oleh pengajar dari beberapa universitas ternama. Kerja sama antara Coursera dan sejumlah kampus terkemuka menjadi bukti bahwa Anda bisa mendapatkan pengalaman belajar terbaik di sini. Setiap kursus di sini terbuka gratis untuk semua orang. Tapi kalau Anda ingin memperoleh sertifikat, Anda harus membayar biayanya. Beberapa kursus yang tersedia Python Java HTML dan CSS IoT Programming C Language Introduction to programming 3. Code Academy Code Academy adalah salah satu situs belajar coding gratis, dan sudah lebih dari 24 juta orang bergabung di dalamnya. Di sini Anda bisa mempelajari berbagai topik kursus, mulai dari pengenalan dan belajar pemrograman dasar sampai bahasa pemrograman tingkat lanjut. Metodenya interaktif sehingga Anda bisa langsung mengaplikasikan yang dipelajari. Total durasi kursus lebih dari 300 jam. Jadi, Anda punya banyak waktu untuk mengasah skill. Begitu selesai, Anda akan jadi programmer yang andal. Beberapa bahasa pemrograman yang dapat dipelajari di Code Academy, yaitu HTML JavaScript CSS jQuery PHP Python Ruby Masih ada kursus lainnya, tapi yang difokuskan adalah ketujuh bahasa di atas. 4. edX edX adalah platform pembelajaran yang sudah memiliki lebih dari 5 juta siswa. Di website ini, Anda akan menemukan berbagai kategori yang tak hanya membahas seputar pemrograman. Bagi yang ingin mendapatkan materi cara belajar bahasa pemrograman beserta coding untuk pemula, pilih kategori ‘Computer Science’. edX menyediakan tutorial yang mencakup bahasa dan skill HTML dan CSS Java jQuery C++ C Python SQL Mobile app development Meskipun ada kursus berbayar, kursus gratis sudah lebih dari cukup jika Anda ingin mempelajari dasar-dasar coding. 5. Khan Academy Kalau ingin mengembangkan pengetahuan dan skill coding, Khan Academy adalah tempatnya. Di sini, Anda bisa mengikuti kursus dan membaca tutorial yang meliputi berbagai topik, mulai dari dasar-dasar programming komputer sampai aplikasi tingkat lanjut. Semua kursusnya diajarkan oleh ahlinya. Lebih bagus lagi, di Khan Academy, Anda didorong untuk membagikan pengalaman dan apa saja yang sudah didapat melalui proses pembelajaran. Anda nggak perlu mengikuti semua topik, cukup pilih bahasa pemrograman yang disukai, seperti HTML CSS Javascript Database Tersedia juga kursus yang mengajarkan filosofi dan skill di balik pemrograman komputer. 6. Codewars Berbeda dari kursus online sebelumnya, Codewars memakai metode tantangan untuk mengajarkan bahasa pemrograman. Mereka terinspirasi dari seni bela diri. Bisa dilihat dari penamaan setiap tantangan yang merujuk pada kata. Tujuan tantangan ini adalah untuk mempertajam skill bahasa pemrograman yang sudah dimiliki atau memotivasi pemula yang baru belajar programming otodidak. Setiap kali kata berhasil ditaklukkan, akan muncul tantangan yang juga semakin sulit. Nah, kalau sudah menyelesaikan semua tantangannya, Anda bisa melihat perbandingan solusi yang selama ini dipakai dengan solusi orang lain. Dengan begitu, Anda jadi tahu teknik lain untuk menangani suatu masalah di bidang pengembangan. Beberapa bahasa pemrograman yang dapat dipelajari di Codewars adalah Java Javascript C Ruby Python SQL 7. Tujuan dibangunnya adalah untuk menjadikan pemrograman sebagai bagian dari kurikulum pendidikan umum. Situs belajar coding gratis ini sudah digunakan oleh lebih dari jutaan orang yang ingin mengasah pengetahuan dan kemampuan pemrograman. Metode pembelajarannya bisa dipilih. Misalnya, Anda lebih suka mengikuti tutorial satu jam atau ternyata Anda lebih nyaman dengan pembelajaran yang terstruktur. Di kursus juga dikategorikan berdasarkan umur. Levelnya mulai dari K-5, 6-12, hingga Universitas. 8. Udemy Siapa yang tidak tahu Udemy? Portal edukasi online ini mengadakan ribuan kursus baik yang gratis maupun berbayar. Mereka pun sering memberikan kupon dan penawaran spesial. Keuntungannya, Anda akan mendapatkan potongan harga atau bahkan versi gratis dari kursus berbayar. Beberapa topik kursus yang ada di Udemy, seperti Pengembangan web Pengembangan game Pengembangan aplikasi seluler Pembuatan situs eCommerce Bahasa pemrograman. 9. Dash General Assembly Dash adalah kursus online gratis di mana Anda bisa mempelajari dasar-dasar pengembangan web. Di sini, Anda akan mempelajari dasar-dasar HTML5, CSS3, dan Javascript, serta cara kerja bahasa pemrograman untuk membuat dan mengembangkan website modern. Di samping itu, dengan Dash, Anda juga bisa membuat serangkaian proyek kecil yang dapat mengintegrasikan semuanya sehingga Anda bisa membuat website tanpa kesulitan berarti. Di website ini pula, Anda bisa mendapatkan pemahaman dasar mengenai pengembangan website. Cari web belajar coding untuk pemula yang benar-benar tidak menguasai materi pengembangan? Maka di sinilah tempatnya. 10. Free Code Camp Free Code Camp adalah website yang menawarkan komunikasi real-life dan komunitas seputar pembelajaran bahasa pemrograman. Di situs ini, Anda bisa belajar coding dengan berpartisipasi dalam berbagai tantangan atau challenge. Anda akan mendapatkan akses ke tutorial dan kursus pemrograman sehingga Anda bisa dengan mudah menyelesaikan tantangan tersebut. Setelah yakin bisa menguasai pemrograman, Anda bisa menerapkan apa yang dipelajari dengan membuat proyek dan coding yang bisa diperjualbelikan untuk lembaga nirlaba. Berikut beberapa bahasa pemrograman yang bisa dipelajari di situs belajar coding ini HTML5 CSS3 Javascript Databases Git and Github Kabar baiknya, Anda bisa mendapatkan bantuan dari forum komunitas yang juga sedang belajar coding, sama seperti Anda. Bahkan, Anda juga dapat bertemu dengan sesama anggota forum yang berdomisili sama seperti Anda untuk sekadar bertukar pikiran. 11. Code Conquest Code Conquest merupakan pilihan yang tepat jika Anda saat ini sedang mencari web belajar coding untuk pemula secara gratis dan tanpa bayar. Untuk mendaftar di platform ini, Anda tidak perlu khawatir jika Anda belum bisa menulis baris kode atau bahkan tidak tahu coding sama sekali karena situs ini akan membantu Anda dari awal, Code Conquest didesain agar Anda mampu Mempelajari coding. Memilih bahasa pemrograman yang ingin dipelajari. Meningkatkan pengetahuan dan skill Anda. Menerapkan skill dan pengetahuan yang didapat di kehidupan sehari-hari. Situs ini menawarkan berbagai tutorial dan panduan yang akan membantu Anda mempelajari bahasa pemrograman, seperti HTML dan CSS Javascript PHP Ruby jQuery Python MySQL Nantinya Anda akan memperoleh rekomendasi khusus untuk memperpanjang program pembelajaran dengan tool dan platform berbeda. 12. MIT Open C0urseware OpenCourseWare Initiative menyajikan semua kursus online untuk semua undergraduate an graduate MIT. Meskipun tidak menutut ilmu di salah satu universitas top dunia ini, Anda bisa mengaksesnya dan bahkan memperoleh pendidikan setingkat MIT. Ada banyak mata pelajaran yang tersedia, dan salah satunya tentang computer science. Anda bisa mengambil kursus untuk program degree atau individual courses. Sebagai contoh, Anda hendak mengikut kursus pengenalan bahasa pemrograman, seperti Phyton, C and C++, dan Java. 13. The Odin Project The Odin Project menyediakan yang Anda butuhkan untuk mempelajari pengembangan web. Pada saat Anda belajar untuk memprogramkan sesuatu, akan terasa cukup sulit karena Anda menggabungkan semua yang telah dipelajari atau diketahui. Platform ini menawarkan proses logis yang telah dirangkum dari berbagai sumber kursus terbaik yang ada di web. Dengan The Odin Project, Anda juga bisa membuat proyek bahkan bergabung ke dalam komunitas aktif yang siap membantu Anda bilamana menemui kesulitan. Berikut bahasa pemrograman yang bisa dipelajari melalui situs ini HTML dan CSS Git Javascript Ruby and Ruby on Rails Database Cara mendapatkan pekerjaan dengan skill Anda saat ini. 14. W3Schools W3Schoold juga dibekali dengan tutorial coding, resource, contoh dan latihan untuk membantu Anda mendalami coding. Slogan platform yang berbunyi ‘The World’s Largest Web Developer Site,’ tidak akan mengecewakan. Mulai dari memilih bahasa pemrograman pilihan Anda. Lalu Anda akan dialihkan ke programnya atau memilih opsi pembelajaran yang berbeda. Anda akan memulainya dengan kuis singkat untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan Anda dan harus memulai pelanajran dari mana. Atau, Anda dapat menguji diri sendiri dengan latihan contoh singkat dan review. Berikut adalah bahasa pemrograman yang disediakan oleh W3Schools HTML CSS JavaScript SQL dan PHP Python dan Java C++ dan C Dan lain-lain 15. Dari halaman depan situs ini, Anda dapat melihat bahwa memiliki berbagai bahasa pemrograman yang dapat Anda pelajari. Setelah memilih salah satu programnya, Anda akan diaarahkan ke daftar tutorial di mana Anda dapat memilah course sesuai dengan keinginan. Anda dapat memilih antara menjadi pengguna gratis atau premium, tingkat pemula atau tengah, sekaligus memilih bahasa pembelajarannya. Berikut adalah course programing dan tutorial yang disediakan oleh platform ini Python JavaScript dan Java Android Development C dan C++ PHP Data Structures and Algorithms Dan lainnya Ditambah lagi, memiliki blog berisi tips tentang berbagai bahasa pemrograman dan juga menjawab pertanyaan usernya. juga memiliki Roadmap yang akan mengarahkan Anda ke jalur pembelajaran yang sesuai dengan skill Anda. Roadmaps dapat membantu user yang bingung harus memulai dari mana untuk mencapai tujuan mereka. 16. mampu membantu developer. Pengembang platform ini percaya bahwa Anda tidak perlu membauat untuk belajar kode. Platform ini juga memberikan semua pengetahuan coding agar Anda leluwasa mempelajarinya. Dashboardnya yang modern menyambut Anda dengan feed yang berisi seluruh topik dan task yang Anda minati. Fitur ini memudahkan Anda untuk mengetahui topik yang dinggalkan, atau bahkan beralih ke topik yang berbeda. Dashboard juga menampilkan rencana pembelajaran Anda. Tutorialnya diurutkan dalam track dan Anda dapat melihat perkiraan berapa lama waktu yang Anda butuhkan dan apakah Anda telah menyelesaikan tutorialnya. Bahkan, merekomendasikan pembelajaran yang dapat Anda ambil selanjutnya. Topik yang ditawarkan oleh adalah HTML CSS JavaScript Git Python SQL Shell Flask Heroku Tidak hanya menyediakan materinya sendiri, juga memiliki halaman berisi link ke situs lain jika Anda membutuhkan informasi tambahan. Anda dapat mencari topik yang dibutuhkan dengan mudah dan menemukan website dengan informasi berbeda. 17. Code Avengers Code Avengers menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang fun dan ineraktif. Ada banyak variasi kursus yang bisa Anda manfaatkan untuk belajar coding website, aplikasi, bahkan game. Anda punya waktu selama 12 jam untuk menyelesaikan setiap kursus. Kursus-kursus tersebut dapat diakses dalam berbagai bahasa. Di samping itu, Code Avengers juga menawarkan komunitas yang dapat membantu Anda menjadi ahli coding. Di Code Avengers, Anda dapat mempelajari bahasa pemrograman berikut ini HTML dan CSS Python Javascript jQuery Web Development Website ini bahkan menawarkan layanan uji coba gratis selama 7 hari sehingga Anda bisa mencobanya terlebih dulu untuk tahu apakah situs ini layak dimiliki atau tidak. 18. Solo Learn Solo Learn adalah website yang menawarkan pelatihan berbagai bahasa pemrograman. Salah satu bagian terbaik dari platform ini adalah websitenya yang mobile-friendly. Di Sole Learn Playground, terdapat area untuk membagikan kode yang sedang dikerjakan dan orang lain dapat berkolaborasi dengan Anda. Mereka akan memberikan masukan atau bahkan mendapatkan inspirasi dari kode dan ide Anda. Beberapa pelatihan yang disediakan oleh Solo Learn adalah Ruby jQuery Swift 4 Fundamentals HMTL CSS PHP SQL C / C / C++ JavaScript Python Ditambah lagi, Anda dapat mengunjuki halaman blog Solo Learn dan membaca berita terkini terkait aplikasi, teknologi dan tips belajar coding. 19. Google Android Training Platform ini dikembangkan oleh tim Google Developers Training. Tentunya pengajar terbaik datang dari sang ahli itu sendiri, bukan? Tidak hanya mempelajari pengkodean, namun juga Anda juga akan mendapatkan Google Developers Certification, yaitu sertifikasi ketika Anda menyelesaikan course dari Google Android Training. Anda dapat membaca tutorial coding, petunjuk terkait coding dan latihan-latihan terbaik untuk meningkatkan pengetahuan coding. Platform ini juga menyediakan tool seperti Chrome DevTools, Lighthouse, Workbox, dan lainnya untuk mempermudah pembelajaran Anda. Karena situs ini ditujukan untuk developer level menengah ke atas, Anda perlu memahami dasar-dasar bahasa pemrograman dahulu sebelum memulai pelatihan di sini. Program yang ditawarkan antara lain Android development Web development Firebase Machine learning Tensor Flow Anda juga dapat terlibat dalam proyek lain dan memberi masukan ke pelajar lain. Seperti idealnya sebuah komunitas, semuanya tentang membantu satu sama lain samapi sukses. 20. Upskill Upskill merupakan platform untul belajar coding online dan bisa diakses baik oleh pemula maupun advanced developer. Fokus utama dari kursus online ini adalah web development. Website belajar online ini tidak mensyaratkan jika Anda harus menguasai web development terlebih dulu. Meski pemula, Anda bisa mempelajari semua hal tentang pengembangan web di Upskill. Berikut beberapa coding skill yang bisa Anda pelajari di platform ini WordPress plugin development WordPress best practicess Javascript HTML5 dan CSS3 PHP MySQL Ruby on Rails Kurikulumnya sendiri 100% berbasis proyek, yang berarti Anda akan menerapkan langsung keahlian dan pengetahuan yang didapat di kehidupan nyata. Kesempatan ini bisa Anda pergunakan sebagai portofolio. 21. Plural Sight Plural Sight, dikenal juga sebagai Code School, adalah sebuah platform belajar coding online yang menawarkan paket gratis dan berbayar. Platform ini memiliki metode pembelajaran berbeda dan ditentukan oleh bahasa dan skillnya. Pendekatan studi yang digunakan dijelaskan sebagai berikut Anda memilih jalur pembelajaran sendiri yang mana jalur tersebut dibuat oleh pelatih profesional. Anda mempraktekkan apa yang telah Anda pelajari secara langsung melalui browser dan sesegera mungkin mendapatkan feedback. Anda akan mendapatkan poin setelah menyelesaikan tiap level dari course yang dijalani. Anda memonitor kemajuan Anda dan memantau semua pencapaian, lencana yang diperoleh dan materi yang dipelajari. Materi yang ditawarkan oleh Plural Sight di antaranya CSS and HTML Javascript Ruby Elixir PHP Python iOS Databases 22. menawarkan cara-cara yang fun dan unik untuk belajar coding. Anda akan seolah-olah berada dalam suatu petualangan yang membutuhkan keahlian programming agar berhasil menemukan jalar keluar. Sepanjang petualangan, Anda akan mempelajari berbagai hal mulai dari dasar0dasar C sampai topik dan fungsi tingkat lanjut. Metode dan pendekatan yang digunakan pada situs ini didesain khusus bagi para pemula. Anda yang belum menguasai software development pun bisa memanfaatkan situs ini untuk menjadi seorang yang profesional. Hal terbaik dari kursus online ini adalah lingkungan yang fun dan Anda tidak seperti sedang belajar. Tujuan dari educational experience ini adalah menyelamatkan dunia dari invasi mesin. Skill coding inilah yang akan Anda pakai di dunia nyata. 23. adalah komunitas yang anggotanya adalah developer berpengalaman, yang dengan senang hati membagikan pengetahuan serta mengajarkan berbagai hal kepada programmer masa depan. Di situs ini, Anda bisa memaksimalkan skill development dengan belajar dari developer top pada bidangnya. Untuk memulai kursus online ini, langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar sebagai anggotanya. Setelah itu, pelajarilah software development sampai mahir. Anda juga bisa memanfaatkan berbagai informasi yang dapat mengembangkan skill coding Anda. Selain belajar online, keunggulan lain yang Anda peroleh dari situs ini adalah terhubungnya Anda ke mentor terhebat yang berpengalaman di bidangnya. 24. aGupieWare aGupieWare adalah website belajar coding gratis yang menawarkan kursus dengan kurikulum berbasis MIT, Carnegie Mellon, Berkeley, Standford, dan Columbia. Di program ini, Anda bisa mempelajari 15 kursus yang telah diklasifikasikan ke dalam 3 kelas pengenalan, 7 kelas inti, dan 5 kelas pilihan. Situs ini merupakan platform yang tepat jika Anda ingin belajar tentang dasar-dasar programming. Skill yang bisa Anda dapatkan, di antaranya adalah Computer Science Swift programming Python Security Testing Linux Hacking 25. Edabit Edabit agak sedikit berbeda dalam hal pemberian materi pembelajaran kode. Alih-alih menonton video dan mengulangi arahan tersebut saat praktek, Edabit memberi tantangan mudah untuk melatih kemampuan Anda. Program pembelajaran yang ditawarkan oleh Edabit adalah C and C++ Java and JavaScript PHP Python Ruby Swift Cukup mendaftar secara gratis di situsnya, maka Anda dapat mengakses materi sesegera mungkin. Anda dapat memilih level, dari easy hingga expert. Halaman Shufle membuat soal acak yang belum terselesaikan. Menghabiskan waktu coding satu jam di situs web ini dengan cepat akan berubah menjadi 5 jam. Kesimpulan Biasanya belajar coding tidaklah gratis dan Anda harus membayar agar bisa mempelajari berbagai hal mengenai pengembangan website dan lainnya selama beberapa jam. Untungnya, seiring dengan berjalannya waktu, Anda bisa mempelajari pengkodean dari berbagai sumber online terbaik tanpa harus mengeluarkan sejumlah biaya. Tentu saja kursus online berbayar tetap ada dan masih menjadi pilihan mumpuni. Akan tetapi, resource gratis yang telah kami bahas sudah cukup bagi Anda untuk mengetahui dasar-dasar pengembangan sehingga bisa menjadi seorang programmer yang andal. Anda tak perlu menjadi anggota dari semua website di atas. Pilihlah salah satu dan mulailah mempelajari setiap kursus dan material yang diberikan. Punya pertanyaan, tips, atau trik tentang belajar coding? Beritahukan kami lewat kolom komentar di bawah ini! Ariata suka sekali menulis dan menerjemahkan, dan sekarang ini bekerja sebagai translator di Hostinger Indonesia. Lewat artikel dan tutorial yang diterbitkan di blog Hostinger, Ariata ingin membagikan pengetahuan tentang website, WordPress, dan hal terkait hosting lainnya kepada para pembaca.
Nah berikut cara cek versi PHP melalui cPanel hosting: 1. Buka cPanel hosting Anda. Caranya tambahkan /cpanel setelah URL website Anda. Atau, kunjungi Member Area > Service > Hosting > Login cPanel Kemudian klik Files > File Manager. 2. Klik folder public_html untuk masuk ke folder tersebut. 3. Buat sebuah file baru.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Alhamdulillah segala puji bagi Almalik ta’ala nan telah melimpahkan nikmat dan rezekinya sehingga admin dapat pula hadir menerimakan publikasi yang InsyaAllah bermanfaat kerjakan kita semua Pernah nggak kalian kepikiran kepingin melihat CMS apa yang digunakan oleh website-webiste besar seperti detik ?, atau korespondensi nggak kalian ingin tahu jenis server segala yang digunakan maka itu pesaing anda ?, atau pernah nggak kalian kepengen senggang caranya mematamatai jaringan periklanan yang digunakan oleh sebuah webiste ?, Klo kalian ingin tahu, admin kali ini akan memberitahu uang pelicin & trick bagaimana caranya melihat teknologi yang digunakan oleh sebuah website. Tools ini dulu melampiaskan para programmer web, para developers dan web hawa internal menganalisa teknologi yang digunakan makanya kompetitor. tools itu iyalah Wappanalyzer Wappanalyzer Wappanalyzer adalah tools utilitas lintas platform, yang mengcover semua teknologi yang digunakan oleh suatu website. Tools ini dapat mendeteksi CMS, e-commerce platform, web frameworks, server, bahasa pemrograman, tools analytics, dan masih banyak lagi. Tools ini sangat bermanfaat sekali bagi cucu adam-orang yang telah saya sebutkan di atas, lewat tools ini kita bisa mengetahui semua teknologi yang digunakan makanya kompetitor kita secara pandang bening. Dengan serupa itu, secara tidak berbarengan kita tahu apa kelemahan website kompetitor kita. Selain dapat mengintai teknologi yang dipakai, di situs resminya wappanalyzer lagi memajukan data-data tentang teknologi website nan minimum banyak dipakai sesuai dengan kategorinya tiap-tiap. Berikut contoh market leaders untuk kategori web frameworks Pendirian pasang Wappanalyzer di Google Chrome Bentang google chrome kalian, klik apps di sebelah kiri atas layar kalian. Klik webstore Tinggal cari Wappanalyzer di kotak penguberan Selepas ketemu klik add to chrome Klik add extention pada kotak pop-up nan unjuk Tunggu beberapa saat, dan otomatis extention wappanalyzer sudah lalu terpasang di google chrome kalian Bagi cara pneggunaanya patut mudah, kamu dulu membuka sebuah website. Dan extensi ini otomatis akan mendeteksi semua teknologi yang digunakan oleh si website tersebut. Klik plong wappanalyzer icon yang ada di jihat kanan atas bikin melihat detail teknologi yang digunakan. Berikut cermin website nan dianalisa oleh wappanalyzer analisa teknologi menggunakan wappanalyzer Saya menganalisa teknologi nan digunakan maka dari itu blog saya, disana terwalak widget facebook dan google+ bahasa pemrograman java dan python tools analisis google analytics Jaringan periklanan Googla Adsense Platform blog Blogger Tag Manager Google tag manager JS library Jquery dan Web peladen OpenGSE Source
Nah berikut ini ada 5 jenis bahasa pemrograman website paling populer yang bisa dipelajari: 1. PHP PHP adalah jenis bahasa pemrograman yang menggunakan sistem script server-side dalam pembuatan situs website. PHP juga dikenal sebagai bahasa pemrograman umum yang lebih mudah dipelajari dan digunakan oleh siapa saja. Makanyauntuk mengecek secara detail informasi website atau kontruksinya kita perlu mengidentifikasinya menggunakan suatu cara. Dibawah ini ekorkode akan memberikan langkah mengetahui informasi sebuah Website dari segi Frameworks , API , Script , Analytic , Iklan dan lainnya. BelajarPemrograman Web merupakan dasar utama agar kita tahu bagaimana cara membuat website sendiri, untuk pemula biasanya dalam belajar bahasa pemrograman website bisa mengunakan beberapa alternatif selain harus sekolah diantaranya dengan mencari tutorial, silabus dan materi pemprograman web atau masuk kedalam forum-forum yang membahas tentang bahas pemrograman itu sendiri. Bahasapemrograman untuk membuat website di bagi menjadi dua bagian yaitu: Server Side (kode program di jalankan di server) Client Side (kode program di jalankan di komputer pengguna) Sekarang kita bahas bahasa programan yang dipakai untuk membuat website pada sisi server. pemrograman web php PHP .
  • gg4sirs4b2.pages.dev/485
  • gg4sirs4b2.pages.dev/333
  • gg4sirs4b2.pages.dev/236
  • gg4sirs4b2.pages.dev/301
  • gg4sirs4b2.pages.dev/403
  • gg4sirs4b2.pages.dev/392
  • gg4sirs4b2.pages.dev/301
  • gg4sirs4b2.pages.dev/141
  • cara mengetahui bahasa pemrograman website